Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan animo peserta audisi umum Djarum beasiswa bulutangkis di Kudus sangat antusias. Audisi umum tahun ini yang memakai format tiga kategori yang diikuti usia yaitu U-11, U-13, dan U-15.

“Jumlah hingga sore ini sudah ada 967 orang peserta. Angka ini akan terus bertambah mengingat pendaftaran tetap dibuka hingga Senin (3/9/2018) malam,”jelasnya saat jumpa pers di Gor Jati Kudus, Senin (3/9/2018).

Ia mengatakan jumlah peserta tahun ini sangat tinggi sekali. Jika dibandingakan pada tahun sebelumnya. Di tahun 2016 ketika audisi umum memakai format U-13 dan U-15 jumlah pebulutangkis muda yang dijalani seleksi di Kudus ada sebanyak 883 peserta.

“Tahun berikutnya yakni pada tahun 2017 lalu, audisi berubah ketagori menjadi U-11 dan U-13. Peserta pebulutangkis muda tetap antusias yakni berjumlah 704 pebulutangkis cilik,”ungkapnya.

Sudah banyak alumni PB Djarum yang tampil di panggung dunia dan mengukir prestasi. Sebut saja Christian Hadinata, Alan Budikusuma, Ardy B Wiranta, Ivana Lie, Minarti Timur, Sigit Budiarto, Yuni Kartik Liliyana Natsir, Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad, Debby Susanto, Praveen Jordan, hingga Kevin Sukamujio.
“Antusiasi yang tinggi dari masyarakat ini merupakan gairah besar yang ahrus diakomodir dan dibina. Sehingga bisa menghasilkan generasi baru dari Liem Swie King dan jug Hariyanto Arbi. Saya optimis bisa menemukan bibit berkualitas pada auisi umum yang di Kudus nantinya akan diasah di Pb djarum”ujar Yoppy.Sementara itu, Christian Hadinata tim pencari bakat mengatakan, adanya perubahan kategori usia dalam audisi umum tahun 2018 ini membuat peluang atlet muda bergabung di PB Djarum lebih terbuka. “Perubahan kategori usia ini sejalan dengan upaya kami untuk menghasilkan generasi baru di dunia pebulutangkisan degan harapan supaya semain banyak bibit-bibit bertalenta yang kami saring dan kami asah di Pb Djarum,”ungkap mantan atlet pebulutangkis nasional spesialis ganda ini.Peraih gelar juara All England ditahun , 1972,1973, dan 1979 itu memprediksi terjadi persaingan sangat ketat di audisi yang digelar di Kudus. Sebab, Kudus sendiri merupakan kota terakhir sebelum rangkaian audisi umum 2018 memasuki tahapan final audisi.“Pastinya proses seleksi ini akan ketat dan sengit karena banyak atlet muda yang tidak lolos di kota sebelumnya. Kemudian menyiapkan diri dan mendaftar kembali audisi di audisi kota Kudus ini,”pungkasnya.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler