Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Rani berhasil mengatasi beban 88 pada angkatan pertamanya. Ia gagal mengangkat bebannya yang terakhir seberat 95 kilogram.

Atlet asal Kabupaten Kudus ini kalah dari Hoang Loang asal Vietnam di posisi kedua. Kemudian Rani juga harus mengakui keunggulan dari Ruza Kuziwa dari Uzbekistan di posisi pertama.

Ketua National Paralympic Commitee (NPC) Kabupaten Kudus Sugiarto mengaku bangga atas raihan medali perunggu Rani Puji Astuti. Meskipun belum mampu meraih medali emas diajang Asian tersebut, namun prestasinya tersebut berhasil menambah peolehan medali Indonesia.

"Saya selaku Ketua NPC Kabupaten Kudus besyukur dan puas atas prestasi yang dicapai Rani dalam Asian Para Games tahun ini," katanya, Selasa (9/10/2018).Ia pun berharap, ke depan di ajang yang sama atlet asal Kabupaten Kudus bisa lebih mengharumkan nama Indonesia ataupun Kabupaten Kudus dikancah Internasional. "Semoga kedepan bisa meningkat lagi dan dapat membawa harum bangsa dan negara serta Kabupaten Kudus," tandasnya.Sebelumnya diketahui, Rani Puji Astuti merupakan satu-satunya atlet NPC asal Kabupaten Kudus yang memperkuat kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games 2018. Ia bertanding di cabang olahraga angkat berat di Jakarta 6-13 Oktober 2018.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler