Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pembukaan ditandai dengan pertandingan exibition antara Kapolda dengan para pemain tenis meja nasional. Irjen Pol Petrus Reinhard Golese berpasangan dengan Bima juara dua nasional melawan juara nasional Fikcy Supit berpasangan dengan Rendra dari PTMSI Jawa Timur.

Pada pertandingan itu berlangsung seru. Para atlet menunjukan bakatnya dalam olahraga ping pong itu. Kapolda Bali yang juta menjabat sebagai pengprov PTMSI Bali tak mau kalah. Pada pertandingan yang hanya satu set itu dimenangkan Kapolda Bali dengan skor 11-5.

Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golese dalam sambutannya mengatakan, selamat datang para peserta turnamen Internasional tenis meja Bali open 2019. Turnamen inu diikuti sebanyak 228 atlet tenis meja Indonesia yang terdiri dari 14 provinsi.

[caption id="attachment_168606" align="alignleft" width="1280"] Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golese berpasangan dengan Bima saat melakukan pertaningan eksebisi sebagai tanda dibukanya Turnamen Internasional Tenis Meja Bali Open 2019, di Gor Merpati Jl Cargo Ubung Kaja, Denpasar Utara, Jumat (19/7/2019). (MURIANEWS.com/Dian Utoro Aji).[/caption]

"Serta sebanyak 68 atlet tenis meja dari 11 negara.  Seperti, Malaysia, Jerman, Cina, Jepang, Taiwan, Singapura, Thailand," katanya.

Ia mengatakan, pada turnamen ini yang utama adalah persahabatan. Karena olahraga tenis meja ini ada diseluruh penjuru. Mulai dari Banjar, Bali, Indonesia bahkan hingga dunia.
Ia mengatakan, pada turnamen ini yang utama adalah persahabatan. Karena olahraga tenis meja ini ada diseluruh penjuru. Mulai dari Banjar, Bali, Indonesia bahkan hingga dunia."We love friends, we love ping pong. Kita harus bangga menjadi warga Bali karena di sini juga ada olahraga tenis meja," katanya.Melalui, acara itu menandai dibukanya kejuraan internasional tenis meja Bali open 2019. "Secara resmi turnamen ini resmi saya buka," katanya.Ditambahkan dia, ia pun berharap olahraga tenis meja di Bali mampu menjuarai dikancah Nasional bahkan Internasional. "Visi saya membawa Bali menjuarai kejuraan tenis meja dunia," tandasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler