Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MuriaNewsCom, Kudus - Pertandingan kedua di hari pertama turnameen voli, Sukun Cup, mempertemukan tim Porvit Kudus melawan Japan Pati. Dalam pertandingan itu, Porvit kalah telak, 3-0.
Di laga awal pertandingan, Porvit harus mengakui ketangkasan Japan dengan kekalahan skor 25 - 22. Porvit yang dipimpin oleh Rois, pemain nomor punggung 7 sebagai kapten harus mengakui kehebatan lawan di babak pertama.
Dalam babak kedua, Porvit mencoba untuk bangkit. Porvit berusaha keras mengalahkan lawan. Namun, usaha Porvit di babak kedua belum membuahkan hasil, dan kembali kalah dengan skor 25 - 21.
Pertandingan belum selesai, Porvit kembali melakukan perlawanan di babak ketiga. Hasilnya, Porvit kembali kalah dengan skor 25 -19
Kalah tiga set sekaligus dianggap bukan menjadi hal yang serius bagi Porvit. Sebab pemain dianggap telah memaksimalkan kemampuannya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pemain Porvit melayani aksi pemain Japan Pati, di Sukun Cup. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi).[/caption]
MuriaNewsCom, Kudus - Pertandingan kedua di hari pertama turnameen voli, Sukun Cup, mempertemukan tim Porvit Kudus melawan Japan Pati. Dalam pertandingan itu, Porvit kalah telak, 3-0.
Di laga awal pertandingan, Porvit harus mengakui ketangkasan Japan dengan kekalahan skor 25 - 22. Porvit yang dipimpin oleh Rois, pemain nomor punggung 7 sebagai kapten harus mengakui kehebatan lawan di babak pertama.
Dalam babak kedua, Porvit mencoba untuk bangkit. Porvit berusaha keras mengalahkan lawan. Namun, usaha Porvit di babak kedua belum membuahkan hasil, dan kembali kalah dengan skor 25 - 21.
Pertandingan belum selesai, Porvit kembali melakukan perlawanan di babak ketiga. Hasilnya, Porvit kembali kalah dengan skor 25 -19
Kalah tiga set sekaligus dianggap bukan menjadi hal yang serius bagi Porvit. Sebab pemain dianggap telah memaksimalkan kemampuannya.
Pelatih Porvit Kudus Agung Pribadi mengatakan, kalau para pemain di Porvit merupakan pemain asli binaan. Mereka mengandalkan pemain asli.
"Kami murni pemain Porvit, sebab kami mengandalkan pembinaan," kata Agung.
Sedangkan lawannya, Japan, diisi pemain hebat, termasuk diisi pemain nasional. Agung mengaku jika kualitas pemain lawan lebih bagus.