Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara- Penamaan Sirkuit Dian Rakashima Jepara masih menjadi polemik di masyarakat. Pro dan kontra di media sosial terus berlangsung dengan beragam pendapat. Penambahan nama ‘Dian’ yang notabene adalah nama Bupati Jepara, dibahas sengit.

Pekan lalu Federasi Olah raga Balap Motor (FOBM) Jepara melakukan audiensi dengan Bupati Jepara Dian Kristiandi. Audiensi berkaitan tentang peresmian sirkuit yang berada di kawasan Bumi Perkemahan Pakis Adhi dan rencana gelaran grasstrack serta motocross bulan depan.

Ketua FOBM M. Latifun, menegaskan usulan nama tersebut berasal dari para anggota yang dipimpinnya itu. Sebelumnya, penamaan sirkuit tersebut dilakukan oleh Perumda Aneka Usaha Jepara, melalui sayembara. Muncullah nama Sirkuit Rakashima sebagai pemenang.

BACA JUGA: Grasstrack Motocross Series Akan Digelar di Jepara

Kemudian, atas usulan anggota FOBM itu, Latifun menyodorkan nama sirkuit itu dengan ditambahi diksi “Dian” di depan kata Rakashima. Sebelum menyodorkan nama itu kepada bupati, Latifun mengaku sudah berkoordinasi dengan Perumda Aneka Usaha. Latifun tidak menerima penolakan atau persetujuan dari Perumda itu. Perumda Aneka Usaha hanya mempersilahkan supaya itu dibicarakan dengan bupati dulu.

“Saya selaku Ketua FOBM, kan, menyampaikan usulan dari teman-teman. Agar itu disampaikan. Malah ada yang usul dulu sebelum sayembara, malah namanya Sirkuit Dian Kristiandi. Namanya orang senang (dengan bupati, red) dibikinkan sirkuit,” kata Latifun, Senin (25/10/2021).
“Saya selaku Ketua FOBM, kan, menyampaikan usulan dari teman-teman. Agar itu disampaikan. Malah ada yang usul dulu sebelum sayembara, malah namanya Sirkuit Dian Kristiandi. Namanya orang senang (dengan bupati, red) dibikinkan sirkuit,” kata Latifun, Senin (25/10/2021).Saat nama itu disodorkan, Latifun menyatakan bupati tidak keberatan. Namun, ternyata setelah itu nama tersebut dimunculkan, banyak penolakan terjadi. Sebagian masyarakat menilai penggunaan nama Dian pada sirkuit itu tidak etis. Juga berpotensi memunculkan kepentingan-kepentingan politis.Meski demikian, Latifun memastikan bahwa nama tersebut belumlah final. Sebab, sampai saat ini penamaan sirkuit tersebut belum diresmikan. Sirkut Balap Motor ini baru saja selesai dibangun.“Sampai sekarang nama itu belum fiks. Karena belum diresmikan. Peresmiannya kan, masih bulan depan,” tegas Latifun. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler