Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara- Tim Persijap Jepara tersungkur oleh  PSIM Yogyakarta, di pertandingan terakhir Grup C Liga 2. Tim Laskar Kalinyamat kalah 0-1 dari tim Laskar Mataram.

Pertandingan Persijap Vs PSIM digelar di Stadion Manahan Solo, Selasa (30/11/2021) malam. Bagi Persijap pertandingan ini sudah tidak berarti sama sekali. Sementara bagi PSIM pertandingan ini menentukan mereka lolos ke Babak 8 Besar Liga 2.

Gol tunggal PSIM dicetak oleh Yudha Alkansa pada menit ke-35. Memanfaatkan tendangan bebas, pemain PSIM ini berhasil memperdaya kiper Harlan Suardi, kiper Persijap Jepara.

Dengan hasil ini, PSIM Yogyakarta memastikan diri maju ke Babak 8 Besar, mendampingi Persis Solo yang jauh hari sudah mendapatkan tiket ke 8 Besar. Kemenangan ini sekaligus membuat PSCS Cilacap harus menelan kecewa, karena raihan poinya terlampaui PSIM.

Bahkan PSIM Yogyakarta memastikan diri menjadi juara grup C, dengan jumlah poin19. Sedangkan Persis Solo yang sejak awal penyisihan selalu memuncaki klasemen, harus puas berada di posisi runner-up dengan poin 18.

Sedangkan PSCS Cilacap yang pada pertandingan terakhir kemarin menang 2-1 atas Persis Solo harus puas di posisi ke-3 dengan perolehan poin 16. Lalu Persijap Jepara yang menelan kekalahan berada di posisi 4, dengan 12 poin.

BACA JUGA: PSCS Kalahkan Persis, Keinginan Persijap Langsung Musnah

Selanjutnya PSG Pati, yang sore tadi bermain imbang 1-1 dengan PSHW, menempati posisi terakhir zona aman atau posisi 5 dengan nilai 5. Sedangkan PSHW menempati posisi buncit dengan poin 4. PSHW dipastikan harus bermain di Liga 3 pada musim depan.Sementara itu, pelatih Persijap Jepara, Jaya Hartono menyatakan para pemainnya sudah bermain maksimal, saat menanggapi kekalahan timnya dari PSIM. Secara permainan, timnya juga tidak terlalu jauh dibanding mereka.Dari sisi penguasaan bola, bisa dikatakan dua tim berimbang. Persijap mampu menguasai bola sebanyak 49 persen sementara PSIM menguasai 51 persen. Hal ini didasarkan dari data statistik yang tercatat.“Kita berbagi serangan. Anak-anak bermain sangat semangat. Tapi kita kecolongan lewat tendangan bebas. Dan PSIM berhasil mempertahankan kemenangan sampai akhir,” kata Jaya saat konferensi pers via zoom, Selasan (30/11/2021).Jaya Hartono mengapresiasi semua pemainnya yang sudah memberikan permainan terbaik. Terutama semangat anak asuhnya dalam berupaya membalas gol semata wayang tersebut.Pihaknya meyakini, pemain-pemain muda Persijap memiliki potensi besar.“Mereka ini bagus-bagus. Punya potensi semua. Tapi mereka masih labil. Kadang main bagus dan kadang jelek. Karena kurang jam terbang,” pungkas Jaya.Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler