Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Sebagian besar suporter Persijap Jepara marah besar. Kemarahan itu tersulut lantaran Nusantara United FC dinilai tak menghargai Persijap sebagai tuan rumah. Hal itu terjadi menyusul kekalahan tim mereka di pekan ke-3 Liga 2 2022-2023, di Stadion GBK Jepara, Sabtu (10/9/2022).

Kemarahan supporter Persijap terjadi saat tim menyanyikan anthem Sang Juara setelah wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. Saat para pemain Persijap melingkar di tengah lapangan, Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, seluruh suporter mengikuti lagu yang sedang diputar oleh operator.

Pada saat bersamaan, tim tamu Nusantara United FC justru merayakan kemenangan. Mereka bersorak menyusul kemenangan mengejutkan yang berhasil diraih. Pada pertandingan tersebut Persijap kalah 0-1 dari tim promosi tersebut.

[caption id="attachment_315523" align="alignleft" width="1280"]Persijap Suporter Persijap.(Murianews/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]

Aksi itu sontak membuat Persijap Jepara dan seluruh suporter marah. Mereka tak jadi menyanyikan anthem kebanggaan Laskar Kalinyamat itu. Manajemen Persijap terlihat langsung mendatangi kelompok tim tamu. Mereka marah lantaran merasa tak dihargai sebagai tuan rumah.

Kemarahan suporter juga tak tertahankan. Suporter dari tribun VIP melempari tim tamu dengan botol air mineral dan sisa makanan ringan. Tak berhenti, suporter dari tribun ekonomi mencegat tim tamu di depan gerbang utama stadion. Suporter sempat terlibat aksi saling dorong dengan aparat.

BACA JUGA: Pemain Baru Persijap Belum Bisa DimainkanSementara itu, Pelatih Nusantara United FC, Slamet Riadi, mengaku khilaf karena tindakan yang dinilai Tim tuan rumah sebagai hal yang menghina harga diri. Pihaknya mengaku tak tahu kalau tim Persijap tengah menyanyikan anthem."Kami tidak tahu. Mohon maaf kalau itu yang menjadi alasan ketersinggungan. Kami tidak ada niat sengaja euforia yang membuat ketersinggungan," kata pelatih Nusantara United FC.Rombongan tim Nusantara United FC sendiri sempat tertahan di Stadion GBK Jepara menyusul kejadian ini. Mereka dihadang ribuan pendukung Persijap Jepara, di pintu utama stadion. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Budi Erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler