Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Agus Supriyanto, Ketua Umum Banaspati (Barisan Suporter Persijap Sejati) Jepara, mengaku belum mendapatkan informasi lengkap terkait PN-SSI tersebut. Dirinya hanya mendapatkan informasi itu dari media massa.

PN-SSI bertujuan untuk menciptakan ekosistem sepak bola yang kondusif. Selain itu juga mengimplementasikan Undang-Undang No.11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang terkait dengan suporter.

Agus menilai, gagasan itu akan baik jika benar-benar dijalankan dengan optimal. Terutama terkait hak dan kewajiban suporter.

“Hak dan kewajiban suporter itu haru dijamin dengan hukum yang jelas,” kata Agus, Rabu (1/3/2023).

Namun, menurutnya, gagasan itu akan sia-sia jika tidak ada sosialisasi sampai ke tingkat bawah. Mengingat, masing-masing suporter memiliki kekhasan masing-masing berdasarkan geografis tim yang didukungnya.

BACA JUGA: Banaspati Bertekad Jadi Suporter Persijap Paling Loyal dan Modern
BACA JUGA: Banaspati Bertekad Jadi Suporter Persijap Paling Loyal dan ModernSelain sosialisasi ke suporter, lanjut Agus, PN-SSI juga harus berkomunikasi dengan pengelola klub sepak bola yang bersangkutan. Agus berharap, dengan adanya PN-SSI itu nantinya bisa memperbaiki cara pandang suporter sepak bola di Indonesia. Yaitu dengan menerapkan prinsip menyaksikan sepak bola di stadion dengan aman dan nyaman.“Kalau mind site seperti itu sudah terbangun, maka kita bisa lebih maju. Dan kejadian di Kanjuruhan Malang lalu tidak terulang lagi,” pungkas Agus.  Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler