Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Perjalanan Tim Indonesia turnamen Yonex All England 2021 dipaksa berakhir dini. Hal ini dikarenakan, saat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3/2021) lalu, terdapat salah satu penumpang yang terkena Covid-19.

Namun, tim Indonesia tidak diberi tahu siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif tersebut.

Manajer tim Indonesia untuk All England 2021, Ricky Soebagja menjelaskan, sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat yang sama dengan orang yang positif Covid-19, maka diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari.

Sehingga, tim Indonesia terpaksa mundur dan melakukan isolasi sampai tanggal 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre, terhitung 10 hari sejak kedatangan tim ke Birmingham, Sabtu (13/3/2021) lalu.

Baik dari BWF maupun Panitia All England sendiri pun tidak bisa berbuat apa-apa karena hal ini sudah menjadi regulasi pemerintah Inggris. Namun dapat dipastikan, keadaan seluruh tim Indonesia yang berada di Birmingham saat ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

"Kami semua sebetulnya masih berharap, permasalahan ini bisa diselesaikan, artinya memungkinkan untuk tim Indonesia dapat tampil kembali. Namun karena ini sudah aturan dari pemerintah Inggris sendiri, jadi harus kita ikuti," jelas Ricky seperti dikutip Detik.com.

Ia menyebutkan, dari 24 orang Tim Indonesia di All England 2021, sebanyak 20 orang mendapat email yang berisi bahwa telah terjadi kontak langsung antara penerima email dengan seseorang yang positif Covid-19.

Akibatnya, usai pertandingan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, tim Indonesia diminta untuk kembali ke hotel. Sementara skuad Indonesia yang belum bertanding, yaitu Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Fajar Alfian/Muhammad Fajar Ardianto, dan Anthony Sinisuka Ginting tidak dapat mengikuti pertandingan babak pertama.



Hal ini merupakan kejadian luar biasa menyakitkan dan mengecewakan bagi kami semua. Para pemain Indonesia semua terpukul dengan kondisi ini. Mereka tidak mau memberikan komentarnya karena merasa kecewa dan sedih.

"Yang pasti hari ini memang kabar yang sangat mengagetkan bagi kita semua. Panitia menyampaikan langsung kepada saya, bahwa tim Indonesia harus menarik diri. Ini dikarenakan masalah dari pemerintah sebetulnya. Ada satu email yang memang masuk kepada tim Indonesia," dia menambahkan."Kerugian ini sangat luar biasa dan tidak disangka-sangka bisa terjadi di All England ini. Betul-betul di luar dugaan kita semua. Memang sangat merugikan," kata Ricky."Pastinya kita semua, tim dan atlet sangat kecewa dengan kondisi seperti ini. Kami semua merasakan kekecewaan yang luar biasa. Karena secara kondisi kami sangat bank dan siap bertanding untuk meraih gelar," ungkap Ricky.Sebelumnya, acara manajer meeting Yonex All England 2021 sampat tertunda, yang seharusnya dilakukan pada Selasa (16/3/2021) sore waktu Birmingham, ditunda menjadi Rabu (17/3/2021) pukul 10.30 dan pertandíngan pun mundur menjadi dimulai pukul 13.30 waktu Birmingham.Penundaan terjadi karena terdapat hasil swab PCR dari tujuh orang (India, Denmark, Thailand) terindikasi Covid-19, sehingga manajer meeting dan pertandingan baru bisa dimulai setelah menunggu hasil Swab PCR kedua dari tujuh orang tersebut. Setelah dinyatakan negatif, ketujuh orang pun dapat melanjutkan pertandingan. Meskipun kecewa, dapat dipastikan, keadaan seluruh Tim Indonesia yang berada di Birmingham untuk All England 2021 saat ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.Tim Indonesia sendiri sebenarnya juga sudah mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan panitia kejuaraan. Salah satunya mengikuti swab test PCR saat tiba di Birmingham, Sabtu (13/3/2021). Hasilnya pun semua dinyatakan negatif dari Covid-19. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler