Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Madrid- Barcelona telah melepas kepergian Lionel Messi, setelah Barcelona menyatakan tidak mampu memenunih aturan FFP La Liga Spanyol. Keputusan ini langsung menimbulkan beragam reaksi dari banyak pihak.

Terutama terkait dengan pernyataan Presiden Barcelona, Joan Laporta yang menyebut Barcelona tidak mau menggadaikan hak siar televisinya selama setengah abad. Pernyataan itu membuat Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas langsung meresponnya.

Melalui twitter, Javier Tebas menyatakan, alasan Laporta yang gagal mendapatkan Messi dengan menyinggung-nyinggung rencana investasi CVC yang digagas La Liga, adalah sesuatu yang buruk. Apalagi Lapota menyebut gagasan itu membuat Barca harus menggadaikan hak siar televisinya selama 50 tahun.

"Anda tahu bahwa operasi CVC tidak menggadaikan hak TV Barcelona selama 50 tahun, yang dilakukannya adalah agar mereka memiliki nilai lebih sehingga Anda dapat menyelesaikan utang besar Anda," begitu cuitan Javier Tebas di akun twitternya.

"Begitulah Anda memahaminya beberapa jam yang lalu," kata presiden LaLiga, setelah menyimak pernyataan Laporta kepada media. Pernyataan Javier Tebas menyiratkan bahwa Laporta sebelumnya setuju dengan kedatangan CVC, tetapi beberapa jam kemudian, tekanan membuatnya berubah pikiran.

Cuitan dari Jevier Tebas tak ayal juga langsung membuat Joan Laporta bereaksi balik. Presiden Barcelona ini lantas membalas cuitan itu dengan mengatakan beberapa hal.

"Halo, Javier . Saya akan memberitahu Anda bahwa kami tidak menafsirkannya seperti itu. Faktanya, kemarin eksekutif senior kami berbicara dengan mereka yang menjalankan operasi ini dan mereka belum memberi kami jawaban yang memuaskan,” kata Joan Laporta melalui tulisan.
“Saya memahami rumusan hukum yang Anda utarakan, karena mereka cerdik, tetapi ini berarti menyerahkan sebagian dari hak-hak kita dengan cakrawala setengah abad. Selain itu, saya akan memberi tahu Anda bahwa jumlah yang ditetapkan oleh CVC jauh lebih rendah dari apa yang kami inginkan sebesar 10% dari LaLiga harus dihargai. Dengan segenap cintaku, aku sudah menjawabmu, " begitu terusan jawaban dari Laporta.Mendapatkan jawaban dari Joan Laporta seperti itu, Javier Tebas tidak mau tinggal diam. Orang nomor satu di La Liga Spanyol itu sekali lagi memberikan tanggapannya.Kali ini tulisan Javier Tebas menyindir keterlibatan Barcelona dalam proyek Liga Super Spanyol-nya bersama Real Madrid. Tebas menyebut, hal keputusan Barcelona itu tak lebih hanya untuk menyokong Liga Super Eropa mereka.“Baru-baru ini Anda mengatakan bahwa kami bangkrut. Sekarang mereka menilai kami 24.250 juta dan ada akses ke mitra untuk tumbuh, apakah anda khawatir tentang pendapatan LaLiga di masa depan yang anda korbankan? Terbukti bahwa anda salah. Sepertinya mereka akan melihat kita para pemuda," cuitnya lagi.Kali ini, Joan Laporta belum menanggapinya lagi.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: Marca

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler