Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Francesco Bagnaia menyatakan puas dengan preforma motor Desmodici GP22 yang ditungganginya. Motor baru yang akan digunakannya balapan di MotoGP 2022 ini sudah dicobanya di Sepang, Malaysia.

Pembalap Ducati ini menyatakan, dirinya merasa puas dengan proses tes Pramusim yang sudah dilakukannya di Sepang, Malaysia. Preforma motor Desmodici GP22 yang ditungganginya luar biasa, dan membuat dirinya bisa tampil lebih cepat.

Pecco, panggilan Bagnaia, menilai Desmodici GP22 berada di level yang sama dengan motor musim lalu. Hal itu memperkuat keyakinannya bisa bersaing untuk jadi juara di seri pembuka MotoGP Qatar, bahkan jika balapan digelar saat ini.

Selanjutnya, Francesco Bagnaia menyebut tes Pramusim di Mandalika penting, sebelum berada di balapan Qatar. Hasil di Mandalika, menurutnya penting untuk bisa mencapai level di balapan pembuka musim MotoGP 2022 yang akan berlangsung di Qatar.

BACA JUGA: Fabio Quartararo Ingin Ulangi Hasil Bagus di Sepang, Saat Jajal Mandalika

Tes Pramusim MotoGP di Mandalika menurutnya akan menjadi kunci dari keyakinannya. Pembalap yang merupakan Runner up MotoGP 2021 tersebut ingin melihat sejauh mana konsistensi dari motor Ducati Desmodici GP22 miliknya.
"Jika kami terus seperti ini di Mandalika, kami akan mencapai level yang bagus dan berada dalam kondisi terbaik di Qatar," ujar Bagnaia dikutip dari GPOne.Performa bagus Desmodici GP22 juga berhasil mengusir ketakutan Bagnaia. Pembalap jebolan akademi VR46 itu semula khawatir motor baru Ducati akan kehilangan kekuatannya, saat pengereman dan masuk ke tikungan."Karena saat Anda mengganti mesin Anda harus beradaptasi dengan sistem elektroniknya. Kami berada di jalur yang benar," ucapnya.Di Tes Pramusim yang digelar di Sepang, Francesco Bagnaia berada di posisi ke-6, di hari kedua pelaksanaan tes. Catatan waktunya terpaut 0,134 detik dari Enea Bastianini yang menempati posisi teratas.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: GPone

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler