Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Denmark- Atlet Bulutangkis asal China, Di Zijian, diduga terlibat dalam Match Fixing atau pengaturan skor di Denmark Open 2021. Pengaturan skor itu diduga terjadi saat menghadapi Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, di babak pertama Denmark Open 2021.

Match Fixing di Denmark Open 2021 diduga terjadi untuk kepentingan perjudian. Dugaan ini sendiri muncul setelah, mantan pacar Di Zijian mengadukan hal ini. Sehingga akhirnya muncul dugaan pengaturan skor ini.

Dugaan Match Fixing pada Atlet Bulutangkis China, Di Zijian, diekspos oleh mantan pacarnya yang membocorkan tangkapan layar obrolan mereka pada tahun lalu. Salah satunya menunjukkan, Di Zijian memutuskan untuk kalah dengan sengaja di gim pertama melawan Fikri/Bagas.

Percakapan itu terjadi pada 18 Oktober 2021, satu hari sebelum pertandingan babak pertama Denmark Open 2021. Sehari berselang, Fikri/Bagas mengalahkan Di Zijian yang berpasangan denganWang Chang, dengan skor 6-21 dan 19-21.

"Saya siap kalah satu gim di partai pertama. Saya bisa mendapatkan hingga lebih dari 100 ribu renminbi (sekitar Rp 225 juta)," tulis Di Zijian kepada sang pacar kala itu.

"Itu berarti kalah di gim pertama dengan sengaja. Perjudian," lanjutnya.
BACA JUGA: Tim Bulutangkis Indonesia Akan Turun di Kejuaraan Asia Beregu 2022Kebenaran mengenai chat dan dugaan Match Fixing itu masih belum pasti. Namun, jika itu benar, tentunya sangat disayangkan. Sebab, Di Zijian bersama Wang Chang adalah atlet bulu tangkis muda China yang cukup baik di sektor ganda putra. Mereka boleh dibilang adalah rival Leo Rolly/Daniel Marthin.Di Zijian/Wang Chang sendiri pernah dua kali menghadapi Leo Rolly/Daniel pada 2019. Hasilnya, mereka kalah dua kali, masing-masing di final Asian Junior Championships dan final World Junior Championships.Untuk saat ini, paangan Di Zijiang/Wang Chang menempati peringkat 43 dunia. Kini dugaan Match Fixing tersebut masih belum jelas apakah akan ditindak-lanjuti oleh pihak PBSI-nya China.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: Badminton Planet

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler