Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, London- Dampak perang di Ukraina atas serbuan Rusia, Final Liga Champions 2021/2022 akhirnya dipindahkan. UEFA telah mengambil keputusan pada Jumat (25/2/2022) waktu Eropa.

Tempat pertandingan final yang semula direncanakan di gelar di Stadion Gazprom Arena atau Stadion Krestovsky, St Petersburg, 28 Mei 2022, dipindah. Selanjutnya UEFA menunjuk Stadion Stade de France, Paris, Prancis menjadi tempat final yang baru untuk Final Liga Champions 2021-2022.

Pemindahan venue final Liga Champions ini diambil dalam sebuah rapat darurat UEFA menyikapi situasi yang terjadi di Eropa Timur. pada Jumat (25/2). Ini sebagai langkah atas tindakan Rusia yang menginvasi Ukraina.

BACA JUGA: Play Off Piala Dunia Zona Eropa Mengalami ‘Masalah’, usai Rusia Serang Ukraina

UEFA mengatakan akan memindahkan semua pertandingan yang melibatkan Rusia dan Ukraina, baik untuk pertandingan klub maupun pertandingan internasional. Namun, keputusan untuk memindahkan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada akhir Maret nanti dari Rusia tergantung keputusan FIFA. Sejauh ini belum ada keputusan dari FIFA.
"UEFA ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaannya kepada Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron atas dukungan dan komitmen pribadinya untuk memindahkan pertandingan paling bergengsi sepak bola klub Eropa ke Prancis pada saat krisis yang tak tertandingi," tulis UEFA dalam pernyataan resminya."Bersama dengan pemerintah Prancis, UEFA akan sepenuhnya mendukung upaya multi-stakeholder untuk memastikan penyediaan penyelamatan bagi pemain sepak bola dan keluarga mereka di Ukraina yang menghadapi penderitaan, kehancuran, dan pemindahan manusia yang mengerikan,"tambah pernyataan itu.Rusia mulai melakukan invasi ke Ukraina sejak Kamis (24/2/2022) waktu Ukraina. Hingga kini, pemerintah Ukraina menyebut peperangan tersebut sudah menelan korban jiwa hingga 137 orang.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: UEFA

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler