Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara- Sebagian atap pada Gelanggang Olahraga (GOR) cabang olahraga (cabor) gulat jebol. Akibatnya, kini para atlet tak bisa leluasa berlatih, menjelang persiapan ke Porprov Jateng 2023.

Jebolnya sebagian atap tersebut terjadi akibat hujan lebat dan angin kencang, Rabu (10/3/2022). Saat kejadian, sejumlah atlet gulat Jepara sedang berlatih rutin, sebelum kejadian terjadi. GOR tersebut berada di lingkungan Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara.

“Kemarin sore. Hujan lebat memang, angin kencang pula. Pas kami latihan, tiba-tiba jebol,” kata Purwanto, asisten pelatih gulat Jepara, Kamis (10/3/2022).

Purwanto yang pada saat kejadian berada di lokasi mengungkapkan, sebagian atap yang jebol itu merupakan penutup sisi samping gedung yang berbahan asbes. Bagian itu memang sudah lama rusak dan nyaris jebol. Beruntung, saat jebol, tidak menimbulkan korban.

Pihaknya juga mengungkapkan, bagian atap utama dari gedung juga sudah lama bocor. Akibatnya, setiap kali turun hujan, arena latihan tergenang air, dan menganggu jalannya latihan para atlet.

BACA JUGA: Pentaque Jepara Latihan Bersama Atlet-atlet dari Luar Daerah

“Lama rusak parah. Biasanya bocor. Tiap latihan, anak-anak (atlet, red) harus ngepel dulu. Sudah kaya kolam renang saja,” ungkap Purwanto.
“Lama rusak parah. Biasanya bocor. Tiap latihan, anak-anak (atlet, red) harus ngepel dulu. Sudah kaya kolam renang saja,” ungkap Purwanto.Selain atap yang sudah mengkhawatirkan, lanjut Purwanto, lampu penerangan juga dikeluhkan para atlet. Sebab, hanya ada dua lampu saja yang menerangi mereka setiap kali latihan.“Kami juga ingin latihan malam. Tapi lampunya Cuma dua. Jelas penerangan kurang,” ujarnya menambahkan.Karena kondisi GOR yang saat ini sudah rusak pada bagian atapnya, Purwanto berencana mengurangi porsi latihan. Untuk latihan di atas matras, rencananya akan dihentikan sementara. Para atlet hanya akan latihan teknik-tekni sederhana .“Kami berharap KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia, red) Jepara dan Pemkab Jepara bisa segera memperbaiki kerusakan itu. Supaya kami bisa berlatih kembali dengan lancar dan nyaman,” harap Purwanto. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Budi Erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler