Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Manchester- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menilai pertemuan timnya melawan Atletico Madrid adalah pertandingan yang ‘gila’. Manchester City menurutnya harus memainkan 12 pemain sekaligus untuk meladeni mereka.

Manchester City dan Atletico Madrid akan bertemu di Perempat Final Liga Champions leg pertama yang akan digelar Rabu (6/4/2022) dinihari WIB. Pertandingan di Stadion Etihad ini disebut Guardiola, sebagai pertandingan ‘gila’ yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Permainan selalu bergerak dengan cara yang berbeda, para pemain sama, mereka memiliki kualitas yang berbeda. Itu sebabnya saya selalu berpikir banyak tentang menciptakan taktik gila. Malam ini saya akan mendapatkan inspirasi saya kembali dan saya akan memamerkan super bowl besok. Kami akan bermain dengan 12 orang!," kata Guardiola menjelang pertandingan.

BACA JUGA: Diego Simeone Tegaskan Jika Atletico Madrid Tak Gentar Hadapi Manchester City

Pasukan Pep Guardiola selalu bercita-cita untuk memenangkan Liga Champions, dalam sejarah tim mereka. Musim lalu, ‘The Citizens’ berhasil mencapai final, tetapi kalah dari Chelsea. Oleh karena itu, tim Etihad Stadium sangat ingin meningkatkan performanya.

Dengan kedalaman skuad yang hebat dan pikiran jenius Pep Guardiola, setengah biru Manchester selalu dianggap sebagai kandidat utama untuk tahta Eropa. Namun, dalam beberapa musim terakhir, Pep sering dikritik karena pilihan taktisnya yang membingungkan dalam sejumlah pertandingan penting.

Paling terbaru adalah di final Liga Champions musim lalu melawan Chelsea, ketika pelatih Catalan itu memutuskan untuk tidak menggunakan gelandang bertahan. Banyak orang berpikir bahwa Pep telah 'terlalu banyak berpikir', sehingga Manchester City malah akhirnya berulang kali gagal di Liga Champions.Menanggapi kritik tersebut, ahli strategi berusia 51 tahun itu menegaskan bahwa ia akan terus menguji taktik baru dalam pertandingan melawan Atletico Madrid. Pihaknya mengaku sudah menyiapkan taktik baru untuk pertandingan ini."Di Liga Champions, saya selalu berpikir banyak. Taktik baru, Anda akan lihat besok. Saya sudah banyak memikirkannya, dan itulah mengapa tim saya selalu mendapatkan hasil bagus di Liga Champions. Akan membosankan untuk terus bermain dengan cara yang sama," Kata Pep Guardiola memberikan pernyataan.Namun, Atletico Madrid di tangan Diego Simeone jelas bukan lawan yang mudah untuk Manchester City. Rekor tandang mereka juga mengesankan dengan 4 kemenangan berturut-turut dalam periode terakhir.Ini termasuk kemenangan 1-0 atas Manchester United di tanah Inggris, di leg kedua babak 18 besar Liga Champions. Pep Guardiola pasti ingin memanfaatkan leg pertama di Stadion Etihad dengan baik untuk menciptakan keuntungan besar di leg kedua, saat timnya bertindak menjadi tamu di Spanyol.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: Daily Mail

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler