Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Manchester- Ronaldo, digambarkan oleh media Inggris tengah berada dalam kondisi ‘ketakutan’ pasca insiden banting ponsel seorang penggemar Everton. Gara-gara membanting ponsel milik pendukung Everton, bintang Manchester United ini memang menjadi sorotan.

Terakhir, Ronaldo disebut-sebut tidak berani menghadapi para awak media yang menunggunya di luar Carrington, usai latihan menjelang MU berhadapan dengan Norwich City.

Saat meninggalkan kompleks latihan Manchester United pada Selasa (12/4/2022) waktu Inggris, Kapten Timnas Portugal itu memilih duduk di kursi barisan belakang mobil Porsche.

Sejak terlibat dalam insiden ‘membanting ponsel’, Ronaldo memang terus menjadi buruan awak media. Kasus ini menjadi perhatian dari masyarakat Inggris, karena Ronaldo dinilai telah melakukan serangan terhadap Jake Harding, pendukung Everton yang baru berusia 14 tahun.

BACA JUGA: Manchester United Pusing Tentang Ronaldo, Apakah Pergi atau Tetap Tinggal

Pada kejadian itu, Ronaldo dituduh telah merampas ponsel milik Harding, dan kemudian membantingnya. Kejadian itu diperkirakan karena Ronaldo tidak mampu menahan emosinya, setelah frustasi mendapati hasil buruk Manchester United dalam pertandingan melawan Everton.

Gol Anthony Gordon pada pertandingan itu menjadi penanda kemenangan Everton atas Manchester United. Ronaldo sendiri selain kecewa dan diliputi perasaan frustasi juga mengalami luka pada kakinya sampai berdarah-darah.

Dari insiden yang berlangsung di lorong masuk kamar ganti Stadion Goodison Park ini, Kepolisian Merseyside bahkan akhirnya turun tangan. Mereka tengah melakukan penyelidikan terkait video yang beredar dimana digambarkan bagaimana kejadian itu berlangsung.
Ronaldo sendiri sebelumnya sudah langsung menyampaikan permintaan maafnya. Pemain berusia 37 tahun ini mengaku tidak bisa mengendalikan emosi sampai akhirnya merampas dan membanting ponsel milik Jake Harding itu.Permintaan maafnya disampaikan beberapa jam setelah kejadian melalui akun media sosialnya. Selain meminta maaf, Ronaldo juga menyampaikan undangan untuk bisa menyaksikan pertandingan Manchester United di Old Trafford pada Jake Harding."Saya ingin meminta maaf atas kemarahan saya dan, jika memungkinkan, saya ingin mengundang pendukung ini untuk menonton pertandingan di Old Trafford sebagai tanda fair-play," kata Ronaldo ketika itu.Namun, etikat baik yang dilakukannya tidak bersambut baik dari keluarga Jake Harding. Sarah Kelly, yang merupakan ibu dari Jake Harding justru mengecam sikap Ronaldo dan pihak Manchester United. Menurut Sarah, MU tidak bisa mengambil tindakan atas sikap CR7."MU menanganinya dengan sangat buruk dan itu hanya memperburuk keadaan," ucap Sarah. Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: Mirror

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler