MURIANEWS, Roma- Rumor baru tentang Timnas Italia bisa lolos ke Piala Dunia 2022, kembali mencuat. Kali ini, rumor dihembuskan oleh mantan anggota Komite Olimpiade Nasional Italia (CONI), Franco Chimenti.
Tokoh olahraga Italia ini mengklaim timnas Italia masih bisa lolos ke Piala Dunia 2022 jika Ekuador dihukum oleh FIFA. ‘Harapan baru’ bagi Timnas Italia mengembang kembali menyusul kasus yang menimpa Ekuador ini.
Timnas Italia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar setelah dikalahkan Macedonia Utara 0-1 di babak semifinal playoff zona Eropa pada Maret lalu. Kegagalan ini diratapi banyak penggemarnya di seluruh dunia dan tentu saja rakyat Italia.
Chimenti mengklaim Gli Azzurri bisa tampil di Piala Dunia 2022 sebagai pengganti Ekuador. Peluang ini muncul setelah Ekuador tersandung kasus penggunaan pemain yang tidak syah di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia yang dijalaninya.
"Masih ada peluang melihat Italia bermain di Piala Dunia (2022), peluangnya lebih konkret daripada yang orang-orang pikirkan. Rupanya Ekuador telah menggunakan pemain yang tidak diizinkan berada di lapangan dan bisa mendapat hukuman," ucap Chimenti dilansir dari Football Italia.
BACA JUGA: Berembus Kabar Iran Akan Disuspen FIFA, Italia Berpeluang ke Piala Dunia 2022 QatarTerkait kasus yang menimpa Ekuador ini, kabarnya FIFA sedang melakukan investigasi. Ekudor dilaporkan Federasi Sepak Bola Chile (FFCh) terkait dugaan pemain tidak sah, Byron Castillo, di kualifikasi Piala Dunia 2022.
Byron Castillo bermain delapan pertandingan di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmecbol, termasuk dua kali melawan Chile. FFCh sendiri berharap dengan melaporkan kasus ini, juga bisa bermain di Piala Dunia 2022.FIFA dalam kasus ini diperkirakan bisa membuat keputusan jika tuduhan terhadap Ekuador tersebut terbukti kebenarannya. Pertama, Ekuador akan kehilangan seluruh poin di pertandingan Ekuador saat Castillo bermain. Dengan keputusan seperti itu, Chile bisa naik di klasemen zona Conmebol, dan bisa berangkat ke Qatar 2022.Keputusan kedua adalah mencoret Ekuador dari Piala Dunia 2022 dan memberikan tiket ke negara lain. Opsi inilah yang diharapkan oleh Chimenti dan seluruh pendukung Timnas Italia di seluruh dunia bisa terjadi, mengingat ranking FIFA yang dimiliki Italia."Jika itu terjadi negara lain harus menggantikan Ekuador, dan aturan FIFA menyatakan bahwa negara tertinggi di peringkat FIFA harus ditarik kembali, dan saat ini adalah Italia," ucap Chimenti.Sebelumnya rumor tentang Timnas Italia bisa ke Piala Dunia 2022 sempat muncul, sebelum akhirnya disebut sebagai sebuah khayalan. Timnas Italia dirumorkan akan menggantikan posisi Iran yang terancam sanksi FIFA. Rumor itu kemudian dibantah pihak FIFA, dan langsung berubah menjadi khayalan.Kini muncul rumor yang sama dengan konteks yang berbeda. Apakah akan kembali menjadi sebuah khayalan? Nampaknya masih perlu ditunggu perkembangannya. FIFA sendiri sejauh ini belum memberikan tanggapan apapun.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber:
Football-Italia
[caption id="attachment_290421" align="alignleft" width="709"]

Timnas Italia, kembali dirumorkan bisa ke Piala Dunia 2022. (facebook.com/NazionaleCalcio/photos)[/caption]
MURIANEWS, Roma- Rumor baru tentang Timnas Italia bisa lolos ke Piala Dunia 2022, kembali mencuat. Kali ini, rumor dihembuskan oleh mantan anggota Komite Olimpiade Nasional Italia (CONI), Franco Chimenti.
Tokoh olahraga Italia ini mengklaim timnas Italia masih bisa lolos ke Piala Dunia 2022 jika Ekuador dihukum oleh FIFA. ‘Harapan baru’ bagi Timnas Italia mengembang kembali menyusul kasus yang menimpa Ekuador ini.
Timnas Italia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar setelah dikalahkan Macedonia Utara 0-1 di babak semifinal playoff zona Eropa pada Maret lalu. Kegagalan ini diratapi banyak penggemarnya di seluruh dunia dan tentu saja rakyat Italia.
Chimenti mengklaim Gli Azzurri bisa tampil di Piala Dunia 2022 sebagai pengganti Ekuador. Peluang ini muncul setelah Ekuador tersandung kasus penggunaan pemain yang tidak syah di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia yang dijalaninya.
"Masih ada peluang melihat Italia bermain di Piala Dunia (2022), peluangnya lebih konkret daripada yang orang-orang pikirkan. Rupanya Ekuador telah menggunakan pemain yang tidak diizinkan berada di lapangan dan bisa mendapat hukuman," ucap Chimenti dilansir dari Football Italia.
BACA JUGA: Berembus Kabar Iran Akan Disuspen FIFA, Italia Berpeluang ke Piala Dunia 2022 Qatar
Terkait kasus yang menimpa Ekuador ini, kabarnya FIFA sedang melakukan investigasi. Ekudor dilaporkan Federasi Sepak Bola Chile (FFCh) terkait dugaan pemain tidak sah, Byron Castillo, di kualifikasi Piala Dunia 2022.
Byron Castillo bermain delapan pertandingan di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmecbol, termasuk dua kali melawan Chile. FFCh sendiri berharap dengan melaporkan kasus ini, juga bisa bermain di Piala Dunia 2022.
FIFA dalam kasus ini diperkirakan bisa membuat keputusan jika tuduhan terhadap Ekuador tersebut terbukti kebenarannya. Pertama, Ekuador akan kehilangan seluruh poin di pertandingan Ekuador saat Castillo bermain. Dengan keputusan seperti itu, Chile bisa naik di klasemen zona Conmebol, dan bisa berangkat ke Qatar 2022.
Keputusan kedua adalah mencoret Ekuador dari Piala Dunia 2022 dan memberikan tiket ke negara lain. Opsi inilah yang diharapkan oleh Chimenti dan seluruh pendukung Timnas Italia di seluruh dunia bisa terjadi, mengingat ranking FIFA yang dimiliki Italia.
"Jika itu terjadi negara lain harus menggantikan Ekuador, dan aturan FIFA menyatakan bahwa negara tertinggi di peringkat FIFA harus ditarik kembali, dan saat ini adalah Italia," ucap Chimenti.
Sebelumnya rumor tentang Timnas Italia bisa ke Piala Dunia 2022 sempat muncul, sebelum akhirnya disebut sebagai sebuah khayalan. Timnas Italia dirumorkan akan menggantikan posisi Iran yang terancam sanksi FIFA. Rumor itu kemudian dibantah pihak FIFA, dan langsung berubah menjadi khayalan.
Kini muncul rumor yang sama dengan konteks yang berbeda. Apakah akan kembali menjadi sebuah khayalan? Nampaknya masih perlu ditunggu perkembangannya. FIFA sendiri sejauh ini belum memberikan tanggapan apapun.
Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber:
Football-Italia