Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Hanoi- Penampilan gemilang penjaga gawang Timnas Indonesia U-23 berhasil membuat Malaysia U-23 ‘terbanting’. Ernando Ari menjadi pahlawan bagi Timnas Indonesia U-23 saat menghadapi Malaysia U-23 di pertandingan perebutan medali perunggu SEA Games 2022.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi, Minggu (22/5/2022) sore WIB, Malaysia U-23 sebenarnya tampil lebih dominan. Sementara Timnas Indonesia U-23 yang tampil tanpa semua pemain terbaiknya terlihat menghadapi masalah dalam membangun kolektifitas.

Malasya U-23 sejatinya mendapatkan banyak peluang dibandingkan Timnas Indonesia U-23. Namun sekali lagi, penampilan Ernando Ari yang cemerlang membuat mereka frustasi. Di tengah minim peluang, Timnas Indonesia akhirya malah mampu unggul lebih dulu melalui Ronaldo Kwateh pada menit ke-69.

BACA JUGA: Hadapi Malaysia U-23, Empat Pemain Timnas Indonesia U-23 Dipastikan Absen

Gol ini tercipta dari sebuah kerjasama yang baik antara Marselino dan Ronaldo Kwateh. Sebuah kerjasama dengan umpan pendek berhasil diselesaikan oleh Kwateh. Pemain berusia 17 tahun ini dengan tenang menyelesaikan peluang itu menjadi gol.

Setelah unggul, Malaysia langsung menaikan tekanan, hingga beberapa peluang berbahaya terjadi. Ernando Ari kembali jadi sosok yang membuat pemain Malaysia frustrasi. Dua penyelamatan dilakukan kiper berusia 20 itu dengan membendung tembakan Mukhairi Ajmal dan Luqman Hakim.
Setelah unggul, Malaysia langsung menaikan tekanan, hingga beberapa peluang berbahaya terjadi. Ernando Ari kembali jadi sosok yang membuat pemain Malaysia frustrasi. Dua penyelamatan dilakukan kiper berusia 20 itu dengan membendung tembakan Mukhairi Ajmal dan Luqman Hakim.Namun tekanan yang terjadi pada akhirnya membuat gawang Ernando Ari akhirnya jebol. Pada menit ke- 82, tembakan Hadi Fayyadh yang berbelok arah setelah mengenai bagian tubuh Rizky Ridho, tak mampu diselamatkannya.Skor imbang 1-1 ini harus diselesaikan dengan adu tendangan pinalti. Pada perebutan medali perunggu, pihak penyelenggara memutuskan tidak ada babak tambahan waktu. Sehingga pertandingan langsung dilanjutkan dengan adu tendangan pinalti.Di babak adu tendangan pinalti, kecemerlangan Ernando Ari berlanjut. Penjaga gawang Persebaya ini mampu memblok dua tendangan pinalti Malaysia U-23. Hadi Fayyadh yang sempat menjebol gawanngnya, kali ini harus melongo. Kemudian tendangan Lukman Hakim juga berhasil dibloknya, di babak adu tendangan pinalti.Timnas Indonesia pada akhirnya menang 4-3 di babak adu tendangan pinalti, sekaligus merebut medali perunggu SEA Games 2022. Hasil ini menjadi pelipur lara bagi penggemar Timnas Indonesia U-23, karena gagal ke Final.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi Erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler