Harus Bayar Uang Keamanan Rp40 Juta, PSPS Riau Pilih Batalkan Ujicoba
Murianews
Rabu, 13 Juli 2022 15:10:22
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Riau – Sebuah situasi dan kondisi yang terkadang menjadi salah satu kendala dalam pembinaan sepak bola nasional, diungkap tim PSPS Riau. Mereka dikabarkan memilih membatalkan pertandingan ujicoba internasional, setelah diharuskan membayar uang keamanan sebesar Rp40 juta.
PSPS Riau FC, sebelumnya merencanakan akan menggelar pertandingan ujicoba internasional melawan Kelantan FC Malaysia, Selasa (12/7/2022). Namun rencana itu akhirnya mereka batalkan setelah ada permintaan uang keamanan dari pihak kepolisian setempat.
Semula laga PSPS Riau vs Kelantan FC akan digelar di Stadion Riau. Namun, pihak klub memilih untuk membatalkan pertandingan beberapa jam sebelum kick off. Kejadian ini akhirnya menjadi kasus yang ‘mengejutkan’ bagi dunia sepak bola nasional.
Manajemen klub mengaku kaget diminta bayar keamanan kepada polisi dengan angka yang cukup besar. Padahal sebelumnya PSPS sudah mengantongi izin keramaian dari Polresta Pekanbaru.
BACA JUGA: ‘Habis-Habisan’ untuk Timnas, Ronaldo Kwateh Jalani Operasi Tulang Hidung
"Polresta Pekanbaru meminta Rp40 juta untuk biaya keamanan pertandingan antara PSPS Riau FC dan Kelantan FC," demikian pernyataan resmi PSPS Riau di akun Instagram mereka.
Surat pernyataan PSPS yang disetujui pemilik klub Norizam Tukiman, menyebut perwakilan klub diminta mendatangi Kantor Polresta Pekanbaru pukul 12.30 WIB. Pertemuan ini untuk membahas biaya keamanan.
"Mereka mendesak agar pihak PSPS Riau FC membayarkan biaya sebesar Rp40 juta. Kami menyesalkan mengapa pihak Polresta tidak memberikan informasi ini lebih awal," kata Norizam.PSPS Riau menyebut sudah mengantongi surat izin keramaian pada tanggal 8 Juli 2022 dari Kapolresta Pekanbaru. Kondisi tersebut membuat klub menolak membayar dan akhirnya memilih membatalkan pertandingan ujicoba."Atas hal tersebut kami dari manajemen PSPS Riau FC menyatakan keberatan karena hal ini tidak berdasar," kata Norizam.Norizam adalah pengusaha asal Malaysia yang belum lama ini sukses mengakuisisi PSPS Riau. Pengusaha ini secara kebetulan juga menjadi pemilik klub Kelantan FC, yang berlaga di Liga Super Malaysia.Polresta Pekanbaru, buru-buru membantah klaim dari pihak PSPS Riau FC ini. Menurut mereka apa yang disampaikan, jika pihak mereka meminta biaya Rp40 juta adalah tidak benar."Tidak ada seperti yang disebut dalam tulisan tersebut," kata Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Hengki Poerwanto, dikutip dari CNN Indonesia.Hengki menyatakan, PSPS tidak mengikuti tata cara terkait pengajuan izin kegiatan pertandingan uji coba tersebut. Mereka baru menjelaskan kegiatan pertandingan pada Selasa (12/7/2022) pagi. Hal itu terjadi setelah dipanggil Kabagops Polresta Pakanbaru."Semestinya sesuai ketentuan dalam surat izin-nya 7x24 jam sebelum pertandingan telah menjelaskan rencana kegiatan pertandingan tersebut. Sehingga Polresta tidak terkesan didadak untuk kesiapan pengamanan," kata Hengki. Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: CNN Indonesia
View this post on Instagram
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




PSPS Riau FC.(logo grafis)[/caption]
MURIANEWS, Riau – Sebuah situasi dan kondisi yang terkadang menjadi salah satu kendala dalam pembinaan sepak bola nasional, diungkap tim PSPS Riau. Mereka dikabarkan memilih membatalkan pertandingan ujicoba internasional, setelah diharuskan membayar uang keamanan sebesar Rp40 juta.
PSPS Riau FC, sebelumnya merencanakan akan menggelar pertandingan ujicoba internasional melawan Kelantan FC Malaysia, Selasa (12/7/2022). Namun rencana itu akhirnya mereka batalkan setelah ada permintaan uang keamanan dari pihak kepolisian setempat.
Semula laga PSPS Riau vs Kelantan FC akan digelar di Stadion Riau. Namun, pihak klub memilih untuk membatalkan pertandingan beberapa jam sebelum kick off. Kejadian ini akhirnya menjadi kasus yang ‘mengejutkan’ bagi dunia sepak bola nasional.
Manajemen klub mengaku kaget diminta bayar keamanan kepada polisi dengan angka yang cukup besar. Padahal sebelumnya PSPS sudah mengantongi izin keramaian dari Polresta Pekanbaru.
BACA JUGA: