Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Barcelona – Ketika sebuah tim menghadapi bahaya finansial, penghematan adalah prioritas. Tapi pada Barcelona, hal itu menjadi pengecualian. Pada jendela transfer musim ini, mereka masih terus ‘mengincar’ sejumlah pemain.

Agaknya mereka sudah mulai memutuskan untuk melakukan sebuah ‘perjudian’. Sangat dipahami, jika musim ini tidak ada gelar yang diraih dengan pemain-pemain rekrutan baru, maka masa depan mereka dalam bahaya.

Faktanya, Barcelona masih terus melakukan ‘hal-hal’ yang menghabiskan dana di luar kemampuan mereka. Rekrutan baru mereka, sampai saat ini masih belum bisa didaftarkan. Apalagi, Barcelona masih menghadapi kasus gaji pemain yang terlambat, seperti yang terjadi pada Frenkie de Jong.

Bagaimana mungkin tim yang berhutang miliaran euro dapat tetap berbelanja dengan nilai besar? Secara khusus, jawaban utamanya adalah bahwa Barcelona diketahui telah menjual asset-asset mereka.

Pada Juni 2021 Presiden Laporta diberi izin oleh Dewan Direksi Barcelona untuk menjual sejumlah asset klub. Tujuannya adalah meningkatkan anggaran dan cukup untuk digunakan untuk operasional secara normal.

Barcelona menjual 10% dari hak TV di La Liga kepada grup investasi Six Street (AS) pada Juni 2022 dengan nilai 207,5 juta euro. Kesepakatan ini membuat Barca mendapatkan keuntungan pada akhir tahun buku 2021/2022.

BACA JUGA: Barcelona Menangi Elclasico Pertama Musim ini, Xavi Senang Tak KepalangKemudian mereka menjual tambahan 25% dari hak TV dengan imbalan 300 juta euro. Terakhir, presiden Laporta juga berencana untuk menjual 49,9% saham di anak perusahaannya, BLM (Barca Licensing & Merchandising).Jika semuanya berjalan dengan baik, total pendapatan Barcelona di musim panas ini akan lebih dari 600 juta Euro. Dengan jumlah pendapatan menggembung ini, memungkinkan klub mereka untuk mendaftarkan lebih banyak rekrutan baru untuk musim 2022-23.Sederhananya, Barcelona telah berhasil mengajukan keringanan utang yang mereka miliki. Selanjutnya, mereka melakukan bisnis secara menguntungkan di masa depan, namun dengan keharusan bisa melakukan kinerja yang baik.Kinerja yang baik tentu saja harus memiliki pemain hebat, dan itulah sebabnya sampai saat ini Barcelona terus menerus mencoba mendatangkan pemain top.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: Thethao247

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler