Kalidou Koulibaly ‘Si Rendah Hati’, Jadi Bintang Baru Chelsea
Murianews
Sabtu, 6 Agustus 2022 15:55:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, London – Tim London, Chelsea akhirnya berhasil mendapatkan bintang baru pada diri Kalidou Koulibaly. Pemain ini secara resmi berhasil dibeli Chelsea dari Napoli, klub Italia.
Pemain asal Senegal tersebut akhirnya berhasil didapatkan Chlesea di jendela transfer musim panas 2022 ini. Namun demikian, The Blues harus mengeluarkan dana tak sedikit, sampai 33 juta poundsterling atau sekira Rp608 miliar.
Koulibaly selama ini dikenal sebagai pemain yang garang menghadapi lawan di dalam lapangan. Namun, di luar lapangan pemain ini diketahui memiliki sikap luhur, rendah hati dan memiliki kedermawanan tinggi.
Pemain ini diproyeksikan oleh Thomas Tuchel, pelatih Chelsea untuk memperkuat pertahanan timnya. Dengan postur tubuh menjulang hampir dua meter, Thomas Tuchel sepertinya sangat berharap Koulibaly bisa menjadi andalan di lini belakang timnya.
Sifat rendah hati dan kedermawanan Koulibaly diulas oleh media Inggris, menyusul kepindahannya ke Chelsea. Pemain yang juga mengantarkan Senegal menjadi kampiun Piala Afrika 2021 itu, disebut sebagai teladan karena kebaikannya kepada orang tak mampu.
Koulibaly disebutkan pernah membagikan mantel secara langsung kepada para tunawisma selama musim dingin. Pria ini juga diketahui meluangkan waktunya untuk membesuk bocah 12 tahun yang diterbangkannya dari Senegal ke Napoli untuk operasi luka bakar parah.
Selain itu, Koulibaly juga turut membantu para imigran, pencari suaka, dan pengungsi di Napoli bersama organisasi sosial Arci Mediterraneo. Pemain ini juga ikut membangun tim sepakbola untuk para imigran dan menyumbang segala peralatannya, mulai dari baju olahraga, bola, dan tas.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Koulibaly akhirnya berhasil didapatkan Chelsea. (facebook.com/kalidoukoulibalyofficiel)[/caption]
MURIANEWS, London – Tim London, Chelsea akhirnya berhasil mendapatkan bintang baru pada diri Kalidou Koulibaly. Pemain ini secara resmi berhasil dibeli Chelsea dari Napoli, klub Italia.
Pemain asal Senegal tersebut akhirnya berhasil didapatkan Chlesea di jendela transfer musim panas 2022 ini. Namun demikian, The Blues harus mengeluarkan dana tak sedikit, sampai 33 juta poundsterling atau sekira Rp608 miliar.
Koulibaly selama ini dikenal sebagai pemain yang garang menghadapi lawan di dalam lapangan. Namun, di luar lapangan pemain ini diketahui memiliki sikap luhur, rendah hati dan memiliki kedermawanan tinggi.
Pemain ini diproyeksikan oleh Thomas Tuchel, pelatih Chelsea untuk memperkuat pertahanan timnya. Dengan postur tubuh menjulang hampir dua meter, Thomas Tuchel sepertinya sangat berharap Koulibaly bisa menjadi andalan di lini belakang timnya.
Sifat rendah hati dan kedermawanan Koulibaly diulas oleh media Inggris, menyusul kepindahannya ke Chelsea. Pemain yang juga mengantarkan Senegal menjadi kampiun Piala Afrika 2021 itu, disebut sebagai teladan karena kebaikannya kepada orang tak mampu.
Koulibaly disebutkan pernah membagikan mantel secara langsung kepada para tunawisma selama musim dingin. Pria ini juga diketahui meluangkan waktunya untuk membesuk bocah 12 tahun yang diterbangkannya dari Senegal ke Napoli untuk operasi luka bakar parah.
Selain itu, Koulibaly juga turut membantu para imigran, pencari suaka, dan pengungsi di Napoli bersama organisasi sosial Arci Mediterraneo. Pemain ini juga ikut membangun tim sepakbola untuk para imigran dan menyumbang segala peralatannya, mulai dari baju olahraga, bola, dan tas.
BACA JUGA: