MURIANEWS, Jakarta – Menyusul munculnya keluhan dari pelari marathon asal Australia, Jack Ahearn yang belum menerima uang hadiah Indonesia International Marathon 2022, KONI bereaksi. Hadiah uang even internasional itu diduga belum cair.
Jack Ahearn mengeluhkan masalah hadiah uang di Indonesia International Marathon 2022, yang belum cair itu melalui unggahan Instagram. Selanjutnya, keluhan ini menjadi viral, karena diduga uang hadiah tersebut hingga saat ini belum cair.
Sekjen KONI Pusat Tubagus Ade Lukman menyatakan, pihaknya akan berkordinasi mengenai masalah ini. Masalah ini menurutnya sudah menjadi tanggung jawab penyelenggara.
"Saat ini sedang dikoordinasikan dengan penyelenggara. Karena sesuai dengan MoU dengan KONI, hadiah itu ditanggung oleh penyelenggara," kata Tubagus Ade Lukman, memberikan tanggapan.
Dalam penyelenggaraan Indonesia International Marathon 2022, Ade menyebut KONI menggelontorkan bantuan kepada penyelenggara. Diantaranya untuk hadiah pemenang lomba, dan bentuk lainnya. Bantuan diberikan karena panitia penyelenggara memang sempat mengalami kendala dalam hal pendanaan.
"Selain sudah membantu dalam bentuk dukungan personel dan peralatan yang dibutuhkan seperti ambulans, ruangan darurat, termasuk hadiah untuk pemenang kami bantu," ujar Ade.
"Seluruhnya [hadiah dibantu]. Itu kita bantu pemberian hadiah. Untuk atlet nasional, seminggu setelah penyelenggaraan [lomba] urusan hadiah sudah selesai. Agus Prayogo itu dapat Rp120 juta. Untuk yang internasional memang ada perbedaan [nominal], Rp150 juta," ucapnya menambahkan.
BACA JUGA: Emas dari Marathon Membuat Kontingen Indonesia Salip Singapura LagiMenurut Ade, urusan hadiah yang belum selesai untuk atlet internasional kemungkinan karena persoalan administrasi. Terkait hal ini, KONI Pusat akan menghubungi penyelenggara soal perkembangan hadiah."Ada dua WNA yang nomor rekeningnya berbeda dan menumpang rekening [orang lain]. Itu tidak bisa diwakili," katanya."Kami sudah komunikasi soal hadiah dengan penyelenggara. Kami minta penyelenggara bertemu yang bersangkutan dan selesaikan permasalahannya," ujar dia.Kabar uang hadiah Indonesia International Marathon 2022 belum cair juga menjadi perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Menparkeraf Sandiaga Uno juga menyatakan akan segera menanyakan masalah ini pada pihak-pihak terkait.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: CNN Indonesia
[caption id="attachment_312276" align="alignleft" width="720"]

Pelari Marathon asal Australia, Jack Ahearn mengeluh hadiah uang belum diterimanya. (Internet)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Menyusul munculnya keluhan dari pelari marathon asal Australia, Jack Ahearn yang belum menerima uang hadiah Indonesia International Marathon 2022, KONI bereaksi. Hadiah uang even internasional itu diduga belum cair.
Jack Ahearn mengeluhkan masalah hadiah uang di Indonesia International Marathon 2022, yang belum cair itu melalui unggahan Instagram. Selanjutnya, keluhan ini menjadi viral, karena diduga uang hadiah tersebut hingga saat ini belum cair.
Sekjen KONI Pusat Tubagus Ade Lukman menyatakan, pihaknya akan berkordinasi mengenai masalah ini. Masalah ini menurutnya sudah menjadi tanggung jawab penyelenggara.
"Saat ini sedang dikoordinasikan dengan penyelenggara. Karena sesuai dengan MoU dengan KONI, hadiah itu ditanggung oleh penyelenggara," kata Tubagus Ade Lukman, memberikan tanggapan.
Dalam penyelenggaraan Indonesia International Marathon 2022, Ade menyebut KONI menggelontorkan bantuan kepada penyelenggara. Diantaranya untuk hadiah pemenang lomba, dan bentuk lainnya. Bantuan diberikan karena panitia penyelenggara memang sempat mengalami kendala dalam hal pendanaan.
"Selain sudah membantu dalam bentuk dukungan personel dan peralatan yang dibutuhkan seperti ambulans, ruangan darurat, termasuk hadiah untuk pemenang kami bantu," ujar Ade.
"Seluruhnya [hadiah dibantu]. Itu kita bantu pemberian hadiah. Untuk atlet nasional, seminggu setelah penyelenggaraan [lomba] urusan hadiah sudah selesai. Agus Prayogo itu dapat Rp120 juta. Untuk yang internasional memang ada perbedaan [nominal], Rp150 juta," ucapnya menambahkan.
BACA JUGA: Emas dari Marathon Membuat Kontingen Indonesia Salip Singapura Lagi
Menurut Ade, urusan hadiah yang belum selesai untuk atlet internasional kemungkinan karena persoalan administrasi. Terkait hal ini, KONI Pusat akan menghubungi penyelenggara soal perkembangan hadiah.
"Ada dua WNA yang nomor rekeningnya berbeda dan menumpang rekening [orang lain]. Itu tidak bisa diwakili," katanya.
"Kami sudah komunikasi soal hadiah dengan penyelenggara. Kami minta penyelenggara bertemu yang bersangkutan dan selesaikan permasalahannya," ujar dia.
Kabar uang hadiah Indonesia International Marathon 2022 belum cair juga menjadi perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Menparkeraf Sandiaga Uno juga menyatakan akan segera menanyakan masalah ini pada pihak-pihak terkait.
Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: CNN Indonesia