Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Rembang – Juara One Pride MMA, Dwi Ani Retno Wulan pulang ke Rembang, Rabu (14/9/2022). Pemegang Sabuk Juara Women Strawweight One Pride MMA, ini mendapatkan sambutan hangat dari warga Rembang di kampungnya Desa Ngulaan, Bulu, Rembang Jawa Tengah.

Kepulangan Dwi Ani diantar oleh pelatih dan manajemennya dari Han Academy Solo. Setibanya di kampung halamannya, Dwi Ani terlihat sangat emosional saat bertemu dengan ibundanya, Sumiati.

“Perasaan saya sangat senang, bahagia, ya sedih, campur-campur. Terima kasih buat keluarga dan semuanya. Alhamdulillah saya bisa pulang dengan membawa kemenangan,” ucapnya.

Kiprah luar biasa Dwi Ani Retno Wulan di arena olah raga keras MMA mendapatkan kesan cukup mengejutkan dari Sumiati, ibundanya. Wanita ini menyatakan kerab tidak tega melihat anaknya harus ‘bertarung’ hingga berdarah-darah.

“Pasti saya nangis. Saya tidak mau nonton TV, nggak tega. Rasanya gimana gitu. Lha wong namanya anak ya,” ucapnya.

BACA JUGA: Petarung Bebas Jepara Bawa Pulang Empat Medali dari Kejuaraan Kemenpora
Namun demikian, Sumiati juga menyatakan terus berdoa untuk anaknya agar bisa meraih kemenanga. Bisa tetap sehat dan tidak mengalami cedera apapun dalam setiap pertarungan yang dijalani.Kepulangan Dwia Ani ke Rembang, kampung halamannya disambut beberapa kerabat dan orang-orang terdekatnya. Termasuk, Ketua Pengurus Cabang Muay Thai Kabupaten Rembang, Musyafa Musa.Musyafa memberikan apresiasi terhadap perjuangan Dwi Ani tersebut. Atlet ini memiliki daya juang tinggi, mulai saat merintis karir hingga akhirnya mendapatkan prestasi luar biasa.“Kisah Dwi yang berjuang dari bawah sampai merebut sabuk juara nasional adalah potret perjalanan hidup, harus selalu diwarnai dengan perjuangan, kerja keras. Semua butuh proses dan tidak langsung dengan mudah diraih begitu saja,” ujar Musyafa.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeDari Berbagai Sumber

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler