Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Surabaya – Muhamad Ferarri mengaku sempat kaget setelah berhasil mencetak gol penyama di pertandingan Timnas Indonesia U-20 Vs Vietnam U-20. Golnya pada menit ke-81 menyamakan skor 2-2, setelah sempat tertinggal 1-2 dari Vietnam U-20.

Ferarri pada pertandingan ini sebenarnya mencetak dua gol. Namun satu golnya merupakan gol bunuh diri, setelah upayanya menghalau serangan Vietnam berakhir dengan blunder tak terelakan pada menit ke-67. Saat itu skor akhirnya berubah menjadi 1-1.

Tidak lama berselang Vietnam U-20 bahkan mampu unggul 2-1 setelah serangan balik cepat mereka membuahkan gol. Dalam posisi tertinggal inilah, para pemain Timnas Indonesia U-20 memberikan respon sekuat tenaga.

Muhamad Ferarri yang sebenarnya merupakan pemain belakang, juga ikut membantu serangan. Pada menit ke-81, saat Timnas Indonesia U-20 mendapatkan tendangan sudut, Ferarri berhasil mencetak gol dengan sundulan kepala.

Gol yang diciptakannya ini membawa skor kembali imbang 2-2 dan memantik semangat Timnas Indonesia U-20. Moment ini sekaligus menjadi ‘aksi penebus dosa’ bagi Ferarri yang sebelumnya mencetak gol bunuh diri.

"Iya saya sempat blunder. Setelah blunder, Shin Tae Yong ngasih tahu untuk tetap tenang saja. Terus, kaget juga kalau sundulan saya jadi gol," ucap Ferarri sambil tersenyum usai pertandingan.

Ferarri selanjutnya juga menyebut sikap Shin Tae-yong terhadap dirinya setelah gol bunuh diri itu memberi sebuah dorongan kuat untuk memperbaiki kesalahan. Shin Tae-yong sama sekali tidak mempermasalahkan blunder itu, dan hanya terus menyuruhnya bermain tenang dan lepas.

"Bagi saya sendiri tidak ada tekanan, karena alhamdulillah ini motivasi untuk berkembang, karena ini sangat dibutuhkan untuk pemain bola juga, suporter juga sangat luar biasa dukungannya," kata Ferarri mmelanjutkan.BACA JUGA: Lewati Pertandingan Dramatis, Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Uzbekistan 2023Militansi dan mentalitas bertanding para pemain Timnas Indonesia U-20 di pertandingan terakhir Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 memang luar biasa. Mereka sempat kena come back Vietnam, 1-2 sebelum akhirnya melakukan come back dengan kemenangan 3-2.Pada pertandingan yang di gelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/9/2022), Timnas Indonesia U-20 sempat unggul 1-0 melalui gol Marcelino pada menit ke-60.Namun kemudian terjadi gol bunuh diri yanh dilakukan Ferarri pada menit ke-66. Lalu Vietnam U-20 berbalik unggul 2-1 pada menit ke-79 lewat gol Dinh Xuan Tien. Tapi Ferarri berhasil ‘menebus dosa’ dan menyamakan skor menjadi 2-2, pada menit ke-81.Puncaknya, melalui serangan bergelombang, Rabbani Tasnim Siddiq berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-85. Sehingga Timnas Indonesia U-20 berbalik unggul 3-2 atas Vietnam U-20.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler