Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kopenhagen – Dalam kerangka ‘protes’, Denmark akan mengenakan jersey warna hitam sebagai tanda berkabung, di Piala Dunia 2022. Timnas Denmark memutuskan hal ini sebagai bentuk protes atas pelanggaran HAM yang diduga terjadi di Qatar, selama persiapan Piala Dunia 2022.

Jersey warna hitam akan dipilih Denmark sebagai jersey ke-3 di Piala Dunia 2022. Secara resmi Timnas Denmark telah memperkenalkan jersey ini. Menggandeng produsen pakaian olahraga Hummel, Denmark pede dengan jersey warna hitam itu.

Hummel mengatakan telah ‘melembutkan’ jersey tim nasional Denmark untuk Piala Dunia, dan memperkenalkan jersey ketiga berwarna hitam dalam ‘warna duka’ Jersey khusus ini akan menjadi bagian Tim Dinamit di Qatar 2022.

Warna hitam diperkenalkan sebagai bentuk protes Denmark atas isu pelanggaran HAM terhadap pekerja migran dalam proses pembangunan fasilitas Piala Dunia 2022 di Qatar. Isu ini memang berhembus kencang menjelang Piala Dunia 2022 digelar.

"Meskipun kami mendukung tim nasional Denmark sepenuhnya, ini tidak boleh disamakan dengan dukungan untuk turnamen yang telah merenggut ribuan nyawa orang," tulis Hummel.

"Kami ingin membuat pernyataan tentang catatan hak asasi manusia Qatar dan perlakua negara ini terhadap para pekerja migran yang telah membangun stadion Piala Dunia di negara itu," tambah pernyataan Hummel.

Selain jersey hitam, Hummel juga memperkenalkan jersey merah yang selama ini menjadi kostum kebesaran Denmark. Di jersey ini logo perusahaan dan Federasi Sepak Bola Denmark nyaris tidak terlihat.
BACA JUGA: Juara Dunia Prancis Tumbang di Stade de France Oleh Tim Dinamit DenmarkMenyusul peluncuran jersey hitam ini, pihak Qatar langsung bereaksi, dengan menyatakan sanggahan soal isu HAM. Penyelenggara Piala Dunia Qatar, melalui Komite Tertinggi untuk Pengiriman dan Legasi langsung memberikan bantahannya."Kami membantah klaim Hummel bahwa turnamen ini telah merenggut nyawa ribuan orang. Selanjutnya, kami dengan sepenuh hati menolak meremehkan komitmen tulus kami untuk melindungi kesehatan dan keselamatan 30.000 pekerja yang membangun stadion Piala Dunia FIFA dan proyek turnamen lainnya,” ujar juru bicara Qatar.Pihak Qatar menyebut hanya tiga pekerja yang tewas dalam kecelakaan terkait pekerjaan selama pembangunan delapan stadion Piala Dunia 2022. Namun demikian mereka dituduh tidak melaporkan kematian di proyek lain.Selain Denmark, Asosiasi Sepak Bola Inggris juga menjadi salah satu pihak yang mempermasalahkan soal pelanggaran HAM ini. Inggris meminta Qatar untuk memberikan kompensasi kepada keluarga pekerja migran yang tewas atau terluka saat membangun infrastruktur yang terkait dengan Piala Dunia.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: msn.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler