Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Malang – Seorang balita jadi korban Tragedi Kanjuruhan. Sementara itu, kerusuhan yang terjadi paska pertandingan Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) malam, menimbulkan korban lebih dari 127 orang meninggal.

Jumlah korban dalam kejadian ini masih belum bisa terinventarisir secara pasti. Karena sampai saat ini ada ratusan orang yang masih menjalani perawatan intensif. Namun sejauh ini, pihak RSUD Kanjuruhan memastikan dari sekian ratus korban, salah satunya adalah seoran balita.

"Satu korban tewas adalah anak usia lima tahun," ungkap Dirut RSUD Kanjuruhan, dr. Bobi Prabowo, Minggu (2/10/2022).

Balita yang diketahui meninggal, merupakan satu dari 21 korban meninggal yang dibawa ke RSUD Kanjuruhan. Sejak terjadi Tragedi Kanjuruhan, RSUD Kanjuruhan menerima 21 korban meninggal yang sebagian dikirim langsung dari lokasi kejadian.

BACA JUGA: Iritasi Mata, Patah Tulang dan Cedera Otak Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan
Namun demikian, Bobi Prabowo menyatakan pihaknya belum bisa menyebut identitas dari para korban. Termasuk bocah berusia 5 tahun yang jasadnya dibawa ke RSUD Kanjuruhan.Menurut Bobi Prabowo, proses identifikasi korban saat ini masih terus dilakukan oleh pihak polisi. Proses ini masih akan terus berlangsung, melibatkan sejumlah pihak terkait. Sehingga diharapkan bisa segera dikembalikan ke pihak keluarga masing-masing."Penyebab kematian dan identitas para korban sedang diidentifikasi," ujar dr Bobi Prabowo memberikan pernyataan.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: Metrotvnews.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler