MURIANEWS, Barcelona – Iniesta mengingatkan Barcelona pada semifinal Liga Champions 2010. Saat itu, Barcelona berhadapan dengan Inter Milan, tim yang sama yang akan dihadapi Barcelona, Kamis (13/10/2022) dinihari WIB.
Saat itu, Barcelona diambang melaju ke Final di Santiago Bernabeu. Namun pada saat itu, Barcelona tersingkir dari klub yang dilatih Jose Mourinho itu. Inter melaju ke Final dan akhirnya juara.
Kenangan ini, menurut Andres Iniesta selalu dikenangnya sebagai kejadian yang sangat pahit. Karena itu, dirinya berharap Barcelona bisa mengingat kesalahan-kesalahan pada saat itu. Sehingga pada pertandingan besok, Barcelona bisa memenangkan pertandingan.
"Saya jelas memiliki kenangan negatif, karena eliminasi dan karena saya cedera. Saya sakit dan saya tidak tahu apakah saya akan berhasil mencapai Piala Dunia, tantangan itu bagi saya adalah kekecewaan ganda," kenang Iniesta.
Di sisi lain, Iniesta juga tidak menampik bahwa pada pertemuan leg pertama pekan lalu, Barcelona dirugikan wasit. Pada pertandingan itu, Barcelona mendominasi dan mendapatkan gol, yang sayangnya tidak diakui wasit.
"Menurut saya, drama yang kami bicarakan jelas. Dan mengingat pentingnya partai, ketika keputusan ini mempengaruhi Anda secara negatif, Anda merasakan pukulan itu," tegasnya menyangkut pertemuan pertama Barcelona Vs Inter Milan.
Kini Adreas Iniesta berharap dua pemain muda Barcelona, Gavi dan Pendri bisa memberikan yang terbaik untuk klub. Dua dua talenta muda ini harus bisa lebih menunjukan bagaimana memberikan ketangguhan di lini tengah Barca.
BACA JUGA: Mengalahkan Inter Milan Menjadi Penting Bagi Barcelona"Karier Sergio (Busquets) adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola. Gavi dan Pedri memiliki seseorang dari pihak mereka yang dapat mereka pelajari banyak, yang dapat mendukung mereka dan membuat mereka tumbuh di dalam dan di luar lapangan,” jelasnya.Menurut Iniesta, mereka (Gavi dan Pedri) adalah dua pria yang sangat muda, namun memiliki banyak harapan dan masa depan yang spektakuler. Gavi dan Pedri bermain sangat alami, mudah, dan mereka tidak merasakan tekanan apapun.“Mereka akan melakukannya dengan baik untuk meninggalkan mereka sendirian. Jelas bahwa mereka harus (bermain) meyakinkan seperti yang Xavi dan saya lakukan,” tegasnya.Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: Mundo Deportivo
[caption id="attachment_323834" align="alignleft" width="1674"]

Iniesta mengingatkan Barcelona pada semifinal Liga Champions 2010. Saat itu, Barcelona berhadapan dengan Inter Milan, tim yang sama yang akan dihadapi Barcelona, Kamis (13/10/2022) dinihari WIB.(facebook.com/AndresIniesta)[/caption]
MURIANEWS, Barcelona – Iniesta mengingatkan Barcelona pada semifinal Liga Champions 2010. Saat itu, Barcelona berhadapan dengan Inter Milan, tim yang sama yang akan dihadapi Barcelona, Kamis (13/10/2022) dinihari WIB.
Saat itu, Barcelona diambang melaju ke Final di Santiago Bernabeu. Namun pada saat itu, Barcelona tersingkir dari klub yang dilatih Jose Mourinho itu. Inter melaju ke Final dan akhirnya juara.
Kenangan ini, menurut Andres Iniesta selalu dikenangnya sebagai kejadian yang sangat pahit. Karena itu, dirinya berharap Barcelona bisa mengingat kesalahan-kesalahan pada saat itu. Sehingga pada pertandingan besok, Barcelona bisa memenangkan pertandingan.
"Saya jelas memiliki kenangan negatif, karena eliminasi dan karena saya cedera. Saya sakit dan saya tidak tahu apakah saya akan berhasil mencapai Piala Dunia, tantangan itu bagi saya adalah kekecewaan ganda," kenang Iniesta.
Di sisi lain, Iniesta juga tidak menampik bahwa pada pertemuan leg pertama pekan lalu, Barcelona dirugikan wasit. Pada pertandingan itu, Barcelona mendominasi dan mendapatkan gol, yang sayangnya tidak diakui wasit.
"Menurut saya, drama yang kami bicarakan jelas. Dan mengingat pentingnya partai, ketika keputusan ini mempengaruhi Anda secara negatif, Anda merasakan pukulan itu," tegasnya menyangkut pertemuan pertama Barcelona Vs Inter Milan.
Kini Adreas Iniesta berharap dua pemain muda Barcelona, Gavi dan Pendri bisa memberikan yang terbaik untuk klub. Dua dua talenta muda ini harus bisa lebih menunjukan bagaimana memberikan ketangguhan di lini tengah Barca.
BACA JUGA: Mengalahkan Inter Milan Menjadi Penting Bagi Barcelona
"Karier Sergio (Busquets) adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola. Gavi dan Pedri memiliki seseorang dari pihak mereka yang dapat mereka pelajari banyak, yang dapat mendukung mereka dan membuat mereka tumbuh di dalam dan di luar lapangan,” jelasnya.
Menurut Iniesta, mereka (Gavi dan Pedri) adalah dua pria yang sangat muda, namun memiliki banyak harapan dan masa depan yang spektakuler. Gavi dan Pedri bermain sangat alami, mudah, dan mereka tidak merasakan tekanan apapun.
“Mereka akan melakukannya dengan baik untuk meninggalkan mereka sendirian. Jelas bahwa mereka harus (bermain) meyakinkan seperti yang Xavi dan saya lakukan,” tegasnya.
Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: Mundo Deportivo