Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Korban tragedi Kanjuruhan total mencapai 712 orang. Jumlah ini menjadi angka akhir yang dilaporkan TGIPF kepada Presiden RI, Jumat (14/10/2022). Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) memang menjadi salah satu kericuhan sepak bola terkelam di dunia.
TGIPF sendiri menyatakan, sampai laporan mereka disusun, korban dalam tragedi Kanjuruhan mencapai 712 orang. Rinciannya sebanyak 132 orang meninggal dunia. Kemudian 96 orang mengalami luka berat, dan 484 orang mengalami luka sedang/ringan.
Sebagian dari para korban juga disebut TGIPF berpotensi mengalami dampak jangka panjang. Dampak tersebut bisa terdiri bersifat fisik (cacat) maupun secara mental-psikologis. Kejadian ini memang sangat memilukan bagi sebuah bangsa.
BACA JUGA: TGIPF Rekomendasikan Ketua Umum PSSI dan Pengurusnya Mundur
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Korban tragedi Kanjuruhan total mencapai 712 orang. Jumlah ini menjadi angka akhir yang dilaporkan TGIPF kepada Presiden RI, Jumat (14/10/2022). (BBC News Indonesia)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Korban tragedi Kanjuruhan total mencapai 712 orang. Jumlah ini menjadi angka akhir yang dilaporkan TGIPF kepada Presiden RI, Jumat (14/10/2022). Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) memang menjadi salah satu kericuhan sepak bola terkelam di dunia.
TGIPF sendiri menyatakan, sampai laporan mereka disusun, korban dalam tragedi Kanjuruhan mencapai 712 orang. Rinciannya sebanyak 132 orang meninggal dunia. Kemudian 96 orang mengalami luka berat, dan 484 orang mengalami luka sedang/ringan.
Sebagian dari para korban juga disebut TGIPF berpotensi mengalami dampak jangka panjang. Dampak tersebut bisa terdiri bersifat fisik (cacat) maupun secara mental-psikologis. Kejadian ini memang sangat memilukan bagi sebuah bangsa.
BACA JUGA: