Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, London – Qatar 2022 siapkan tempat khusus bagi pemabuk reseh, di perhelatan akbar Piala Dunia 2022. Pemerintah Qatar dan Panitia Piala Dunia melihat perlu untuk menyediakan ‘tempat khusus’ ini bagi para penggemar yang mabuk.

Para pendukung yang kedapatan mabuk minuman keras dan membuat ketidakteraturan di Piala Dunia 2022 Qatar akan dikarantina secara khusus. Pihak Qatar menyebut tempat karantina ini dengan sebutan ‘Tenda Tenang’.

Tempat ini akan digunakan bagi para penggemar yang telah terlibat dalam 'insiden kecil' akibat pengaruh minuman keras. Meski demikian, jauh-jauh hari Qatar telah menyampaikan larangan mabuk di sembarang tempat.

Para penggemar sepak bola yang berada di Qatar saat mendukung timnya di Piala Dunia 2022 harus berhati-hati dalam hal minuman keras beralkohol. 'Tenda yang tenang' akan digunakan untuk para penggemar mabuk yang terlibat dalam 'insiden kecil' atau menjadi ancaman bagi diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.

Kebijakan Qatar dengan menyediakan ‘tempat khusus’ ini, bisa jadi merupakan pendekatan 'lunak' bagi para pendukung yang mabuk. Namun, secara tegas Qatar tetap akan memberlakukan hukum mereka, bahwa siapa saja yang ketahuan minum minuman keras di depan umum dapat dijatuhi hukuman penjara.

BACA JUGA: Nobar Piala Dunia 2022 di Doha Biayanya Mahal

Para pendukung yang mabuk dan dibawa ke ‘tempat khusus’ akan dipaksa untuk berada di sana sampai pihak berwenang percaya bahwa mereka telah dalam kondisi sadar. Setelah mereka pulih dari efek minuman keras, mereka akan dipersilahkan keluar, dengan peringatan resmi dan dipasang penanda di pergelangan tangan mereka.
Pihak Qatar menerapkan kebijakan ini berkaca pada kejadian di Piala Dunia 2018 Rusia. Saat itu banyak masalah yang timbul akibat minuman keras. Selain itu, metode ini mereka contoh dari penanganan serupa di Newcastle, Bristol, Manchester dan Cardiff.Meski ada larangan ketat soal minuman keras, pihak Qatar juga tidak akan saklek. Mereka juga menyediakan sebuah Fan Zone berkapasitas 40 ribu orang. Di tempat ini para penggemar dipersilahkan menikmati bir sambil menonton layar lebar.Mereka diiijinkan minum bir sebelum dan sesudah pertandingan di lokasi Fan Zone ini. Namun minuman beralkohol yang diperkenankan di konsumsi di Fan Zone hanya Bir Budweiser, yang merupakan sponsor resmi Piala Dunia 2022.Hanya produk Budweiser saja yang akan dijual di arana Fan Zone yang akan didirikan di Al Bidda Park, dekat Corniche. Kedai bir Budweiser hanya dibuka di zona sekitar stadion, ketika pintu sudah dibuka dan akan ditutup 30 menit sebelum kick off dimulai. Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: Daily Mail

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler