Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Belum lama ini sudah beredar isu bahwa Qatar terindikasi melakukan upaya penyuapan terhadap beberapa pemain Ekuador. Mereka dilaporkan melakukan praktik suap untuk bisa merebut kemenangan di pertandingan pembukaan Piala Dunia 2022.

Qatar adalah negara kaya raya, dan bahkan sampai pada masalah penunjukan tuan rumah, mereka diduga juga melakukan penyuapan pada FIFA. Situasi ini semakin menyudutkan Qatar.

Jauh sebelumnya, dalam proses penyiapan infra struktur Piala Dunia mereka juga dinilai bermasalah. Perlakuan mereka terhadap pekerja migran yang terlibat, dinilai telah mengabaikan HAM.

Kabar terakhir yang berhembus, kini menuding ke hal yang lebih teknis lagi. Qatar diduga mendapatkan banyak pinalti dalam sejumlah pertandingan mereka. Integritas FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia 2022, didorong untuk tegas melakukan tindakan.

Sportsmai melaporkan, Timnas Qatar menjalani pertandingan-pertandingan persiapan mereka dengan banyak kontroversi. Mereka melakukannya secara tertutup dan penuh kerahasiaan,

Dari pertandingan-pertandingan itu, Qatar disebut mendapatkan banyak pinalti untuk merebut kemenangan. Dari sinilah, kekuatiran mengenai adanya ‘permainan’ yang melibatkan wasit, mendapatkan perhatian dari FIFA di pertandingan Piala Dunia 2022.

BACA JUGA: Qatar Diisukan Suap 8 Pemain EkuadorTimnas Qatar juga dicela telah memainkan pertandingan ujicoba lebih banyak dibandingkan tim-tim lain. Mereka memainkan lima pertandingan secara tertutup selama musim panas. Semua dilakukan secara rahasia.Dari lima pertandingan itu, Timnas Qatar tidak terkalahkan dalam empat pertandingan pertama mereka. Namun dipertandingan terakhir melawan Kroasia U-23 mereka kalah 0-3.Qatar adalah tim peringkat terbawah di Grup A, bersaing dengan Belanda dan Senegal. Mereka bersikeras bisa lolos ke babak knouck out.Dibawah asuhan pelatih Felix Sanchez, Timnas Qatar berhasil menjadi Juara Piala Asia 2019, mencapai semifinal Piala Emas CONCACAF 2021 dan bermain di Piala Dunia 2022.Penulis: Budi SantosoEditor: Budi SantosoSumber: Sportsmail

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler