Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ronaldo pada pertandingan tersebut ditarik keluar pada menit ke-65. Pada tayangan video, pemain ini terlihat seperti mengupat. Sampai akhirnya berkembang rumor, jika Ronaldo marah karena diganti dan mengucapkan kata-kata marah pada Fernando Santos.

Rumor ini kemudian dibantah Ronaldo sehari setelah pertandingan berakhir. Kapten Portugal ini menyatakan, dirinya tidak mengatai Fernando Santos. Perkataannya saat itu diarahkan pada seorang pemain Korea Selatan.

"Apa yang terjadi adalah sebelum pergantian saya, pemain Korea Selatan itu menyuruh saya untuk segera turun. Saya mengatakan kepadanya untuk diam karena dia tidak memiliki otoritas itu. Tidak ada perselisihan (dengan pelatih),'' kata Ronaldo.

Pemain berusia 37 tahun itu sepertinya berambisi untuk menyamai rekor Eusebio, di Portugal. Eusibio masih menjadi pencetak gol terbantak di Piala Dunia dengan 9 gol di Piala Dunia 1966.

Sementara itu, Fernando Santos menyatakan, dirinya dan Ronaldo tidak ada masalah. Sikap Ronaldo itu menurutnya jelas bukan ditunjukan pada dirinya. Hal itu memang ditunjukan untuk pemain Korea Selatan.

"Saya melihat interaksi dengan pemain Korea dan saya tidak ragu dengan apa yang terjadi," kata Santos.
BACA JUGA: Tukar Jersey Suarez, Pemain Ghana DikecamSaat menghadapi Korea Selatan, Fernando Santos membuat enam perubahan di timnya. Itu jika dibandingkan ketika mereka berhasil menang dari Uruguay. Kekalahan dari Korea Selatan menjadi pelajaran penting bagi timnya."Kami tidak bahagia. Kami ingin melalui dengan kemenangan, kami ingin melalui memainkan sepak bola yang bagus untuk terus meningkatkan kepercayaan diri kami," kata Santos."Kami tidak akan kehilangan kepercayaan diri, grup ini memiliki kepercayaan diri, tetapi ini adalah peringatan, peringatan serius. Mungkin beberapa hal positif bisa datang dari pertandingan ini,” tambahnya.Penulis: Budi SantosoEditor: Budi SantosoSumber: BBCSport

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler