Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Para pemain dan staf bekerja sangat keras. Saya ingin berterima kasih kepada semua rekan tim, keluarga sepak bola, dan orang-orang kami yang telah membawa kami ke tahap ini," kata Moriyasu.

Kendati dirinya gagal membawa tim Jepang, Moriyasu tetap melihat ada sebuah perkembangan menakjubkan di sepak bola Jepang. Menurutnya ini adalah penanda baru bagi era baru sepak bola Jepang.

"Kami tidak bisa melewati rintangan babak 16 besar, tetapi para pemain menunjukkan era baru," tambahnya.

Jepang dengan peringkat 24 dunia, mengalahkan tim peringkat 7 Spanyol, dan peringkat 11 Jerman. Melawan Kroasia, kesempatan untuk menang sebenarnya sangat terbuka, dengan banyaknya peluang bagi Jepang.

Pemain sayap Jepang, Ritsu Doan, mengatakan Samurai Biru seharusnya menghabisi Kroasia sebelum pertandingan berlanjut ke adu penalty. Namun sayangnya mereka tidak cukup kejam dalam menyelesaikan peluang.

BACA JUGA: Momen Pelatih Jepang Membungkuk Minta Maaf
"Sulit untuk menemukan kata-kata. Kami bisa menciptakan lebih banyak peluang dari pertengahan babak kedua, dan kami tidak bisa menyalahkan siapa pun untuk adu penalty. Permainan kami yang tidak bisa menyelesaikan peluang adalah masalahnya," sesal Ritsu Doan.Pemain lainnya, Maeda menyatakan sangat berterima kasih bisa membela Jepang di Piala Dunia 2022. Maeda termasuk salah satu yang gagal menyelesaikan peluang bagi Jepang untuk bisa menyelesaikan pertandingan.“Banyak orang membantu saya dan memungkinkan saya untuk berdiri di sini dan saya ingin berterima kasih kepada mereka untuk itu. Ini adalah turnamen untuk membayar mereka kembali dan benar-benar membuat frustrasi karena tidak berhasil melaju ke tahap berikutnya," ujarnya penuh penyesalan. Penulis: Budi SantosoEditor: Budi SantosoSumber: Kyodonews

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler