Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menjelang pertemuan Argentina Vs Belanda di perempat final Piala Dunia 2022 Qatar, Sabtu (10/12/2022) dinihari WIB nanti, Brundish menyampaikan penilaiannya tentang Messi. Bintang Argentina ini menurutnya masih akan menjadi pusat bagi tim Argentina.
“Pada titik ini dalam karirnya, dia adalah seorang jenius yang menua. Dia tidak memiliki kemampuan untuk berlari seperti yang dilakukan [Paulo] Dybala di tim, tapi dia jenius dan dia akan memenangkan pertandingan untuk Anda,” ujar Brundish kepada CNN Sport.
Brudish secara khusus menganalisis penampilan Lionel Messi. Pemain ini memiliki momen berjalan di lapangan dalam berdasarkan data FIFA. Pada pertandingan melawan Australia misalnya, Messi tercatat berjalan 4.752,7 meter. Catatan ini lebih banyak 300 meter dari siapa pun di lapangan.
"Jika Anda melihat Messi secara eksplisit, Anda akan melihat bahwa dia telah berhenti di lapangan bahkan saat lawan menguasai bola," katanya.
Bagi Brundish, momen ketika Lionel Messi hanya berjalan, maka organisasi pertahanan Argentina akan bekerja tanpa melibatkan dirinya. Argentina memiliki organisasi pertahanan yang akan bekerja sedemikian rupa, untuk menghindari kebobolan gol.
BACA JUGA: Sihir Lionel Messi Bantu Argentina Lolos
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



