Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menjelang pertemuan Argentina Vs Belanda di perempat final Piala Dunia 2022 Qatar, Sabtu (10/12/2022) dinihari WIB nanti, Brundish menyampaikan penilaiannya tentang Messi. Bintang Argentina ini menurutnya masih akan menjadi pusat bagi tim Argentina.

“Pada titik ini dalam karirnya, dia adalah seorang jenius yang menua. Dia tidak memiliki kemampuan untuk berlari seperti yang dilakukan [Paulo] Dybala di tim, tapi dia jenius dan dia akan memenangkan pertandingan untuk Anda,” ujar Brundish kepada CNN Sport.

Brudish secara khusus menganalisis penampilan Lionel Messi. Pemain ini memiliki momen berjalan di lapangan dalam berdasarkan data FIFA. Pada pertandingan melawan Australia misalnya, Messi tercatat berjalan 4.752,7 meter. Catatan ini lebih banyak 300 meter dari siapa pun di lapangan.

"Jika Anda melihat Messi secara eksplisit, Anda akan melihat bahwa dia telah berhenti di lapangan bahkan saat lawan menguasai bola," katanya.

Bagi Brundish, momen ketika Lionel Messi hanya berjalan, maka organisasi pertahanan Argentina akan bekerja tanpa melibatkan dirinya. Argentina memiliki organisasi pertahanan yang akan bekerja sedemikian rupa, untuk menghindari kebobolan gol.

BACA JUGA: Sihir Lionel Messi Bantu Argentina Lolos
"Argentina mengatur sistem mereka di sekelilingnya tanpa terlibat dalam tekanan. Bagaimanapun, mereka bukan tim yang banyak mendorong... tidak pernah menjadi bagian dari permainan Messi, dan perannya tidak menyiratkan itu," tambahnya.Penilaian Brondish tentu saja cukup masuk akal, jika melihat bagaimana Messi bermain sejauh ini. Namun demikian, dengan kejeniusannya Messi terkadang memiliki momen pembeda bagi timnya.Pada pertandingan Argentina vs Belanda, pada dinihari nanti, semua penggemar sepak bola dipastikan menunggu momen ajaib yang dimunculka Messi. Pemain Argentina ini memang selalu ditunggu-tunggu sihir bermain bolanya. Penulis: Budi SantosoEditor: Budi SantosoSumber: CNN Sport

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler