Luka Modric melakukan debutnya untuk timnas Kroasia tujuh bulan setelah Lionel Messi melakukannya untuk Argentina. Gelandang Real Madrid melakukan debutnya pada usia 20 tahun, pada tanggal 1 Maret 2006, di Stadion St. Jacob Park di Bassel, Swiss.
Pada pertandingan persahabatan antara Kroasia vs Argentina itu, Luka Modric menjadi bagian kemenangan 3-2 timnya. Itu adalah pertandingan ujicoba terakhir Kroasia sebelum turun di Piala Dunia 2006.
Tepat saat itu, Lionel Messi memainkan pertandingan ke-7 bersama Argentina. Selanjutnya di Piala Dunia 2006, keduanya dikenal sebagai pemain-pemain muda yang bersinar di Piala Dunia 2006.
Dari pertandingan ujicoba menjelang Piala Dunia 2006, dari tim Argentina dan Kroasia, kini hanya menyisakan Lionel Messi dan Luka Modric yang turun sebagai pemain. Sedangkan di Argentina masih ada eks pemain Argentina saat itu, Walter Samuel, Pablo Aimar dan Lionel Scaloni.
Tiga pemain Argentina yang dikalahkan Kroasia di Bassel itu saat ini merupakan bagian dari jajaran Pelatih Timnas Argentina. Mereka akan kembali menghadapi Kroasia, dengan kenangan di Bassel mengiringinya.
Sejak pertandingan di Bassel, Modric (37 tahun) kini mencatat 160 penampilan internasional bersama Kroasia. Gelandang kurus ini membawa Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia 2018. Bersama Ivan Perisic, Modric adalah mesin Kroasia.
BACA JUGA: Luka Modric Sadar, Vinicius Jr Akan Menyulitkan
Lebih dari itu, Modric kini menjadi pemain yang berpengaruh di dalam dan luar lapangan bagi Kroasia. Modric akan menentukan hasil-hasil yang diraih Kroasia untuk saat ini. Meski sudah uzur, Modric nyatanya masih menjadi pemain kunci.Disisi Argentina, Lionel Messi yang kini berusia 35 tahun, sedikit banyak memang sudah berkurang kemampuannya. Namun demikian, pemain ini masih bisa meletupkan ‘sihir’ bagi Argentina.Lionel Messi banyak disebut sudah mengalami penurunan permainan seiring usianya. Perannya memang tidak semenonjol Luka Modric di Kroasia. Namun Lionel Messi masih menjadi harapan bagi Argentina.Pertemuan Argentina vs Kroasia, akan kembali mengingatkan pada duel Luka Modric dan Lionel Messi seperti pertemuan mereka kali pertama di Bassel. Bisa jadi pula, pertemuan ini akan menjadi yang terakhir bagi mereka di Piala Dunia. Penulis: Budi SantosoEditor: Budi SantosoSumber: Lanacion.com.ar
Murianews, Doha – Duel Luka Modric dan Lionel Messi di semifinal Piala Dunia 2022 Qatar, itulah yang akan terjadi. Dua pemain ini sudah lama menjadi seteru di La Liga Spanyol, sebelum akhirnya Messi pindah ke Prancis.
Luka Modric melakukan debutnya untuk timnas Kroasia tujuh bulan setelah Lionel Messi melakukannya untuk Argentina. Gelandang Real Madrid melakukan debutnya pada usia 20 tahun, pada tanggal 1 Maret 2006, di Stadion St. Jacob Park di Bassel, Swiss.
Pada pertandingan persahabatan antara Kroasia vs Argentina itu, Luka Modric menjadi bagian kemenangan 3-2 timnya. Itu adalah pertandingan ujicoba terakhir Kroasia sebelum turun di Piala Dunia 2006.
Tepat saat itu, Lionel Messi memainkan pertandingan ke-7 bersama Argentina. Selanjutnya di Piala Dunia 2006, keduanya dikenal sebagai pemain-pemain muda yang bersinar di Piala Dunia 2006.
Dari pertandingan ujicoba menjelang Piala Dunia 2006, dari tim Argentina dan Kroasia, kini hanya menyisakan Lionel Messi dan Luka Modric yang turun sebagai pemain. Sedangkan di Argentina masih ada eks pemain Argentina saat itu, Walter Samuel, Pablo Aimar dan Lionel Scaloni.
Tiga pemain Argentina yang dikalahkan Kroasia di Bassel itu saat ini merupakan bagian dari jajaran Pelatih Timnas Argentina. Mereka akan kembali menghadapi Kroasia, dengan kenangan di Bassel mengiringinya.
Sejak pertandingan di Bassel, Modric (37 tahun) kini mencatat 160 penampilan internasional bersama Kroasia. Gelandang kurus ini membawa Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia 2018. Bersama Ivan Perisic, Modric adalah mesin Kroasia.
BACA JUGA: Luka Modric Sadar, Vinicius Jr Akan Menyulitkan
Lebih dari itu, Modric kini menjadi pemain yang berpengaruh di dalam dan luar lapangan bagi Kroasia. Modric akan menentukan hasil-hasil yang diraih Kroasia untuk saat ini. Meski sudah uzur, Modric nyatanya masih menjadi pemain kunci.
Disisi Argentina, Lionel Messi yang kini berusia 35 tahun, sedikit banyak memang sudah berkurang kemampuannya. Namun demikian, pemain ini masih bisa meletupkan ‘sihir’ bagi Argentina.
Lionel Messi banyak disebut sudah mengalami penurunan permainan seiring usianya. Perannya memang tidak semenonjol Luka Modric di Kroasia. Namun Lionel Messi masih menjadi harapan bagi Argentina.
Pertemuan Argentina vs Kroasia, akan kembali mengingatkan pada duel Luka Modric dan Lionel Messi seperti pertemuan mereka kali pertama di Bassel. Bisa jadi pula, pertemuan ini akan menjadi yang terakhir bagi mereka di Piala Dunia.
Penulis: Budi Santoso
Editor: Budi Santoso
Sumber: Lanacion.com.ar