Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebenarnya Bruneo memiliki Stadion Nasional Hasanal Bolkiah yang merupakan stadion terbesar milik mereka. Stadion yang semula memiliki kapasitas 28 ribu penonton ini, sedang direnovasi.

Sehingga untuk perhelatan Piala AFF 2022, mereka akhirnya ‘ngungsi’ ke Stadion Kuala Lumpur di Malaysia. Stadion itu dipinjam untuk menjadi kandang Brunei Darussalam, di perhelatan Piala AFF 2022.

Termasuk saat menjamu Timnas Indonesia Senin (26/12/2022) sore ini, Brunei menggunakan Stadion Kuala Lumpur. Untuk sementara, stadion di Kuala Lumpur ini akan menjadi kandang bagi mereka.

Sejak Mei 2021 lalu, Hassanal Bolkiah National Stadium di kota Bandar Seri Bagawan, Brunei Darussalam sedang direnovasi. Stadion ini akan semakin ditingkatkan fasilitas dan daya dukungnya.

"Keputusan ini diambil mengingat Stadion Nasional Hassanal Bolkiah masih dalam proses pembenahan dan belum bisa dimanfaatkan secara maksimal," demikian pernyataan dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) memberikan penjelasan.

Selanjutnya, Brunei memilih untuk meminjam Stadion Kuala Lumpur sebagai kandang mereka. Stadion ini dipilih karena sudah memenuhi standar untuk pertandingan Piala AFF. Selain itu, lokasinya juga tidak jauh dari Brunei.
BACA JUGA: Link Streaming Timnas Indonesia vs BruneiBrunei sendiri baru tahun ini berhasil menembus Piala AFF, setelah absen selama 26 tahun. Tahun ini mereka berhasil mengalahkan Timor Leste di babak play off sebelum bertarung di penyisihan grup.Pelatih Timnas Brunei Darussalam Mario Rivera menyebut kegagalan mereka sejauh ini adalah hal yang wajar. Sebab sepak bola di Brunei Darussalam memang harus diakui tertinggal jauh dari negara-negara tetangga mereka."Saya pikir suporter kami tidak boleh kecewa karena kami bermain di Piala AFF setelah 26 tahun absen. Dengan pemain yang bermain setelah sudah tiga tahun tanpa liga, dan mengatasi banyak masalah untuk latihan, itu yang terjadi," kata Rivera di sitis resmi Federasi Sepak Bola Brunei (FABD), Senin (26/12/2022).Penulis: Budi SantosoEditor: Budi SantosoSumber: AFF

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler