Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sebenarnya, prioritas MU di jendela transfer musim dingin ini adalah mencari pengganti Ronaldo. Misi ini berakhir setelah berhasil mendatangkan Wout Weghorst dengan status pinjaman dari Burnley.
Namun, kemudian mereka kembali menghadapi masalah, saat kiper Martin Dubravka harus dikembalikan ke Newcastle. Penyelesaiannya, MU akhirnya mendatangkan Jack Butland dari Crystal Palace.
Berikutnya cedera Eriksen menjadi masalah baru, setelah kemenangan di Piala FA atas Reading. Situasi ini akhirnya kembali memaksa MU untul melakukan langkah strategis, dengan mendatangkan Marcel Sabitzer.
“Marcel adalah pemain yang telah kami tonton sejak lama. Kesempatan itu muncul dengan cepat, dan kami tahu bahwa dia adalah seseorang dengan kemampuan dan karakter untuk membuat dampak,” ujar Direktur sepak bola MU, John Murtough.
"Dia menambahkan kualitas lebih lanjut ke skuad dan pengalaman kami ke ruang ganti, dan kami semua senang bisa menyambutnya di Manchester United,” tambahnya.
Absennya Eriksen dalam tiga bulan ke depan mau tidak mau membuat MU harus melakukan tindakan. Pemain internasional Austria, Marcel Sabitzer akhirnya muncul sebagai target, apalagi pemain berusia 28 tahun itu mencari lebih banyak waktu bermain.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



