Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Media-media di Turki telah melaporkan, eks pemain Chelsea dan Newcastle United, ini tertimbun reruntuhan bersama Direktur Klub Hatayspor, sesaat setelah gempa mengguncang. Namun beruntung, dirinya berhasil diselamatkan, dalam usaha terakhir.

Gempa hebat dengan magnitude 7,8 skala Richer, Senin (6/2/2023) meruntuhkan tempat tinggal Christian Atsu. Pemain asal Ghana ini menjadi salah satu pemain penting klub Hataysport sejak musim panas lalu.

Pemain Ghana ini dilaporkan terjebak reruntuhan bersama Taner Savut, Direktur Olahraga Klub Hatayspor. Sudah belasan jam dirinya terjebak dibawah reruntuhan sebelum berhasil diselamatkan.

"Christian Atsu berhasil dibawa keluar dalam kondisi cedera. Sementara direktur olahraga kami Taner Savut sayangnya masih berada di bawah reruntuhan," kata Wakil Presiden Hatayspor Mustafa Ozat dilansir Radyo Gol.

BACA JUGA: Atsu Berada di Lantai 9 Saat Gempa Mengguncang

Jika Atsu sudah berhasil diselamatkan, maka Taner Savut masih terus dicari keberadaanya. Pejabat Klub Hataysport ini diduga masih berada di bawah reruntuhan gedung yang runtuh. Nasibnya masih belum dapat dipastikan.

"Hatay sangat terdampak. Kami sedang mendekati akhir dari jam-jam yang paling berbahaya," sambung, Mustafa Ozat yang selamat dari bencana gempa di Turki.Turki Hurriyet melaporkan upaya untuk menyelamatkan Direktur Olahraga Taner Savut terbilang sulit dan mencemaskan. Namun semuanya masih terus diupayakan oleh otoritas setempat.Sebelumnya, tiga pemain klub tersebut Burak Oksuz, Kerem Alici, dan Onur Ergun berhasil diselamatkan dari reruntuhan puing. Selain itu, dua ofisial tim Ekrem Eksioglu dan Osman Ates juga dinyatakan selamat.Kabar terakhir dari Turki menyebutkan, sedikitnya 4.100 orang dilaporkan tewas karena gempa bumi dasyat yang terjadi di Turki dan Suriah. Kejadian ini berlangsung pada Senin (6/2/2023) dinihari waktu Turki. Penulis: Budi SantosoEditor: Budi SantosoSumber: Radyo Gol, Turki Hurriyet

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler