Bambang Brodjonegoro yang merupakan pendiri komunitas BangBro Badminton Triple, saat ini bahkan sudah menggandeng Candra Wijaya. Mereka sepakat untuk mengenalkan badminton jenis baru ini di Indonesia.
Meski demikian, pengenalan badminton jenis baru ini tidak dimaksudkan sebagai olahraga prestasi. Pengenalan badminton triple lebih dikenalkan sebagai olahraga rekreasi untuk menjaga kebugaran.
"Komunitas BangBro Badminton ini terbentuk secara alamiah. Olahraga rekreasi ini bercampur satu kesatuan, yaitu olahraga dapat, badan sehat dan bugar, gembira, serta menjalin tali silahturahmi," kata mantan Menteri Riset dan Teknologi Indonesia itu.
Komunitas BangBro Badminton Triple, dilaunching di Hall Candra Wijaya International, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada akhir pekan lalu. Selanjutnya mereka akan berusaha mengenalkan jenis baru badminton ini.
Bambang mengatakan komunitas BangBro ingin mempopulerkan pertandingan bulu tangkis dengan format tiga lawan tiga ke tengah masyarakat. Pihaknya berharap modivikasi badminton ini bisa diterima dan populer seperti nomor tunggal dan ganda.
Komunitas tersebut terbentuk pada 2013 ketika Bambang bertemu Chandra Wijaya saat sedang berlatih di Gelanggang Hotel Mulia, yang sekarang menjadi arena Gelora Bung Karno (GBK). Selanjutnya komunitas ini mulai serius dikembangkan, dan akhirnya dilaunching resmi.
"Saat itu sedang latihan bulu tangkis double bersama Chandra. Setelah itu di tahun 2017 mulai sudah diberlakukan main triple. Hal ini bermula ketika saat sedang alami cedera di betis dan penyembuhan selama sebulan usai main double," kata Bambang.
BACA JUGA: Ini Tips Memilih Raket Badminton, Jangan Asal Beli yang Mahal
Sebagai program pertama, BangBro akan menggelar turnamen 3-on-3 pada Februar 2023 ini. Selanjutnya juga akan melakukan promosi pada kampus-kampus untuk pengenalan yang lebih luas.Bermain badminton triple dapat mengurangi banyak pergerakan di lapangan saat dimainkan. Hal ini membuat pemainnya lebih mudah saat memukul shuttlecock.Keanggotaan komunitas datang dari beragam profesi mulai dari akademisi, birokrat, wiraswasta, wartawan, para pebulu tangkis legend Indonesia, hingga kalangan artis, dengan jumlah anggota sudah mencapai 40 orang yang berada pada usia produktif."Gaung komunitas ini sudah mencapai Pulau Sumatera, seperti Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Batam, sebagian besar Pulau Jawa, lalu Denpasar, Makassar dan Balikpapan," ungkap Bambang. Penulis: Budi SantosoEditor: Budi SantosoSumber: JPNN
Murianews, Jakarta – Modivikasi badminton ‘tiga vs tiga’ atau Badminton Triplekini mulai intens diperkenalkan di Indonesia. Komunitas BangBro (Bambang Brodjonegoro) Badminton Triple, mulai melakukan pengenalan jenis baru badminton ini.
Bambang Brodjonegoro yang merupakan pendiri komunitas BangBro Badminton Triple, saat ini bahkan sudah menggandeng Candra Wijaya. Mereka sepakat untuk mengenalkan badminton jenis baru ini di Indonesia.
Meski demikian, pengenalan badminton jenis baru ini tidak dimaksudkan sebagai olahraga prestasi. Pengenalan badminton triple lebih dikenalkan sebagai olahraga rekreasi untuk menjaga kebugaran.
"Komunitas BangBro Badminton ini terbentuk secara alamiah. Olahraga rekreasi ini bercampur satu kesatuan, yaitu olahraga dapat, badan sehat dan bugar, gembira, serta menjalin tali silahturahmi," kata mantan Menteri Riset dan Teknologi Indonesia itu.
Komunitas BangBro Badminton Triple, dilaunching di Hall Candra Wijaya International, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada akhir pekan lalu. Selanjutnya mereka akan berusaha mengenalkan jenis baru badminton ini.
Bambang mengatakan komunitas BangBro ingin mempopulerkan pertandingan bulu tangkis dengan format tiga lawan tiga ke tengah masyarakat. Pihaknya berharap modivikasi badminton ini bisa diterima dan populer seperti nomor tunggal dan ganda.
Komunitas tersebut terbentuk pada 2013 ketika Bambang bertemu Chandra Wijaya saat sedang berlatih di Gelanggang Hotel Mulia, yang sekarang menjadi arena Gelora Bung Karno (GBK). Selanjutnya komunitas ini mulai serius dikembangkan, dan akhirnya dilaunching resmi.
"Saat itu sedang latihan bulu tangkis double bersama Chandra. Setelah itu di tahun 2017 mulai sudah diberlakukan main triple. Hal ini bermula ketika saat sedang alami cedera di betis dan penyembuhan selama sebulan usai main double," kata Bambang.
BACA JUGA: Ini Tips Memilih Raket Badminton, Jangan Asal Beli yang Mahal
Sebagai program pertama, BangBro akan menggelar turnamen 3-on-3 pada Februar 2023 ini. Selanjutnya juga akan melakukan promosi pada kampus-kampus untuk pengenalan yang lebih luas.
Bermain badminton triple dapat mengurangi banyak pergerakan di lapangan saat dimainkan. Hal ini membuat pemainnya lebih mudah saat memukul shuttlecock.
Keanggotaan komunitas datang dari beragam profesi mulai dari akademisi, birokrat, wiraswasta, wartawan, para pebulu tangkis legend Indonesia, hingga kalangan artis, dengan jumlah anggota sudah mencapai 40 orang yang berada pada usia produktif.
"Gaung komunitas ini sudah mencapai Pulau Sumatera, seperti Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Batam, sebagian besar Pulau Jawa, lalu Denpasar, Makassar dan Balikpapan," ungkap Bambang.
Penulis: Budi Santoso
Editor: Budi Santoso
Sumber: JPNN