Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala wasit FIFA, Pierluigi Collina menegaskan tentang hal ini, sebagai bagian untuk mengontrol praktik ‘pemborosan’ waktu yang dilakukan di sebuah pertandingan. Semua kejadian di lapangan akan diperhitungkan untuk menentukan injury time yang diberikan.

Pierluigi Collina, seperti dilansir The Mirror disebut ingin mengakhiri keluhan tentang aksi mengulur-ngulur waktu di lapangan. Model pemberian injury time seperti yang diterapkan di Piala Dunia Qatar 2022 akan diterapkan.

FIFA dalam hal ini ingin meningkatkan jumlah waktu untuk permainan sepak bola di sebuah pertandingan, sesuai waktu yang sebenarnya. Model injury time ini kabarnya akan segera diadopsi oleh Liga Inggris.

Dengan ketentuan ini, waktu pertandingan sepak bola bisa saja akan berlangsung lebih dari 100 menit. Di Piala Dunia 2022, praktik injury time seperti ini sudah diterapkan, dan tidak ada keluhan.

Dengan ketentuan baru mengenai injury time ini, FIFA berharap semua tim yang bertanding mendapatkan keadilan soal waktu. Sehingga jika ada banyak ‘ulah’ untuk tindakan mengulur waktu, akan dikonversi oleh wasit menjadi waktu tambahan.

Dengan cara seperti ini, pemain diharapkan tidak memiliki kesempatan untuk melakukan upaya membuang waktu dengan sengaja. Tindakan pura-pura cedera atau selebrasi terlalu lama, diharapkan tidak terjadi lagi di sepak bola.

BACA JUGA: FIFA Mengaku Dapat Keuntungan Rp117 Triliun"Kriteria yang telah kami tetapkan jelas dan injury time yang diberikan di Piala Dunia telah diterima dengan baik," kata Pierluigi Collina.Khusus di Liga Inggris, Collina juga mengaku dirinya melihat ada beberapa pertandingan yang berlangsung lebih dari 100 menit akhir pekan lagi. Namun ada juga yang belum menerapkan model injury time seperti yang diinginkan FIFA."Kami menyaksikan empat pertandingan Premier League yang berlangsung lebih dari 100 menit akhir pekan lalu. Dua tim lagi seharusnya memiliki injury time tambahan saat mereka finis 4-0 dan 7-0. Namun, wasit memutuskan untuk tidak memberikan injury time tambahan," tambahnya. Penulis: Budi SantosoEditor: Budi SantosoSumber: The Mirror

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler