Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Media Spanyol itu melaporkan, dakwaan Jaksa Penuntut terhadap FC Barcelona sebagai badan hukum, mungkin akan segera memiliki konsekuensi. Meskipun ‘kasus Negreira’ tertunda di pengadilan selama beberapa tahun, konsekuensi itu tetap ada.

Kasus ini diperkirakan akan berlangsung panjang dalam penanganan perkaranya. Dampaknya bisa menimbulkan konsekuensi ekonomi dan olahraga, dan pidana bagi terdakwa. Namun Marca menilai dampak itu dapat diketahui dengan cepat.

"UEFA dapat mempertimbangkan, tanpa menunggu hukuman atau campur tangan olahraga dari yang dikecam untuk dibuktikan, bahwa reputasi kompetisi akan rusak oleh kehadiran sederhana tim Catalan berdasarkan pasal 4 peraturan kompetisi," kata surat kabar ini.

Dampak lebih fatal Barcelona bisa saja tidak bisa memperkuat tim, menjaga sponsor, dan menjaga kelangsungan hidupnya. Semuanya bisa menjadi sangat serius bagi Barcelona.
BACA JUGA: Barcelona Malah Kena Sanksi Larangan Beli Pemain‘Kasus Nigreira’ muncul atas dugaan penyuapan yang dilakukan Barcelona pada mantan Wakil Presiden Komite Wasit Spanyol (CTA) periode 1994-2018, Jose Maria Enriquez Negreira.Dugaan itu mencakup tuduhan pemberian suap sebesar 6,7 Juta Euro pada Negrira sepanjang tahun 2001 hingga 2017. Tindakan suap tersebut diduga tidak lagi dilakukan sejak Negreira tidak lagi menjabat di CTA pada 2018. 'Kasus Nigreira' bisa hancurkan Barcelona. 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler