Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


 

MuriaNewsCom, Jepara – Misi Persijap Jepara mengalahkan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul Yogyakarta gagal. Persijap kalah 2-0 dari PSIM, Sabtu (6/8/2016) petang. Hasil itu cukup mengejutkan lantaran saat berangkat, tim sangat optimistis mampu mengalahkan PSIM.

CEO Persijap M Said Basalamah mengatakan, ada beberapa kelemahan yang menyebabkan Persijap kalah. Salah satunya ujung tombak yang masih lemah. Sebab, selama berlaga di kandang PSIM, banyak sekali peluang yang belum mampu dijadikan gol.

“Ujung tombak masih lemah, banyak sekali peluang yang seharusnya bisa jadi gol tetapi tidak bisa dimanfaatkan,” ujar Basalamah kepada MuriaNewsCom, Minggu (7/8/2016)

Hasil tersebut akan dijadikan bahan evaluasi besar-besaran di tubuh Laskar Kalinyamat. Menurut Basalamah, pihaknya akan mengintruksikan agar strategi dan taktik bermain dievaluasi sedemikian rupa agar pertandingan yang akan datang bisa dimenangkan.

Selain persoalan teknis, ia juga menyayangkan mental juara Persijap yang masih lemah. Ketika bermain di hadapan pendukung lawan, Persijap kurang percaya diri dan kurang bermain maksimal. Tercatat, belum sekalipun Persijap menang di kandang lawan selama mengikuti kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) B.
“Bisa jadi untuk pertandingan berikutnya, komposisi tim akan diubah. Apalagi pertandingan berikutnya akan digelar di kandang sendiri,” ungkap Basalamah.Lebih lanjut ia mengemukakan, kekalahan dari PSIM mengandaskan harapan menang perdana di kandang lawan alias laga tandang. Meski begitu, masih ada harapan untuk memenangkan laga tandang, karena sesuai jadwal masih ada satu laga tandang yang akan dilakoni Persijap.“Untuk bisa lolos ke 16 besar, harus menyapu bersih semua laga kandang yang tersisa, dan laga tandang yang tersisa. Persijap masih punya laga tandang saat melawan Batang nanti. Itu harus dimanfaatkan agar bisa lolos,” jelasnya.  

Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler