Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Sejumlah penghargaan lokal hingga nasional pun pernah diraih dari kejuaraan balap motor yang diikutinya. Namanya sangat dikenal di Blora.

Sosok kepala desa muda itu bernama lengkap Yannanta Laga Kusuma. Ia adalah kepala desa Bangsri, kecamatan Jepon, kabupaten Blora periode 2019-2025. Dibalik kesibukannya menjadi kepala desa , ia mampu menorehkan prestasi luar biasa di ajang balap motor road race.

Puluhan piala dan penghargaan pun menghiasi sejumlah sudut ruangan rumahnya. Laga mengaku dunia membalap sudah ditekuninya sejak usia 15 tahun jauh sebelum dirinya menjadi kepala desa.

“Saya memulai membalap tahun 2011 itu di grasstrack, kemudian tahun 2014 pindah ke roadrace dan saya terpilih jadi kades ini pada tahun 2019,” ungkap Laga Kusuma, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (10/12/2022).

Sejumlah prestasi di ajang roadrace hingga grasstrack lokal maupun nasional pernah diraihnya. Diantaranya meraih runner up kejurnas Yamaha Cup Race di manahan Solo, juara di kejurnas Grasstrack kelas matic FFA Open di sirkuit super Mario Blora dan sejumlah kejuaraan lain.

Laga menceritakan, awal mula jadi kepala desa berkat dukungan para pemuda dan masyarakat yang ada di desanya.  Selain itu dirinya juga berkeinginan untuk membantu membangun desanya dan membantu membangun ekonomi warganya agar tidak tertinggal dari desa lainnya.
BACA JUGA:  Seru, Road Race Open Championship 2017 di BloraMeski telah menjadi kades, laga mengaku tetap akan menekuni dunia balapan.  Sebab olahraga balapanlah yang telah membesarkan namanya.“Untuk selama ini ya Alhamdulillah masih ikut balapan, namun ya untuk jam terbangnya sudah berkurang,” ujarnya.Saat ini laga memiliki kendaraan bebek dua tak sebagai tunggangannya. Kini Laga tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaran nasional Grand final Casyta Manahadap di Banyumas dan kejuaraan Road Race di Mandala Krida Yogyakarta.Kontributor: NathanEditor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler