Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Surati, ibunda Pratama Arhan mengungkapkan, Ikut bangga atas perolehan juara bagi Timnas Indonesia dalam SEA Games 2023 kali ini.

Hal itu disampaikan Surati saat ditemui dirumahnya yang berada di Dukuh Kedung Kenongo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo,Jumat (19/5/2023).

"Sebagai orang tua ya sedih ya bangga juga anaknya tidak bisa main tidak bisa membela timnas melawan Thailand. Alhamdulillah nya menang," ucap Surati.

Menurutnya, kemenangan Itu pun melalui perjuangan yang sangat keras dan dramatis sekali. Dirinya kecewa karena pratama arahan tidak ikut main dalam pertandingan ini.

"Ya kecewa, tapi gimana lagi, karena kena kartu merah dan itu sudah resiko, Tuhan punya rencana lain yang lebih indah," terang Surati.

Ibu dua anak ini mengaku, sebelum peryandingan Pratama Arhan selalu menyempatkan untuk video call (VC) dirinya.

"Sebelum main, setelah main video call ibu dulu. Kalau mau main berangkat itu minta doa restu, ibu juga mendoakan anak-anaknya. Ibu memberikan selamat atas kemenangan itu," jelas Surati.

Surati juga mengaku diiming-imingi medali emas yang dibawanya saat video call.

"Punya medali bu, medali emas," ucap Surati menirukan Arhan.

"Dia bilangnya mau langsung ke jepang kembali ke timnya. Mungkin jadwal dan waktunya sudah ditentukan dari sana," ucap Surati.Disinggung soal viral saat pratama Arhan memeluk pelatihnya Indra Sjafri, dirinya mengaku ikut terharu."Ibu aja melihatnya sampai meneteskan air mata sebegitu anak didik dan pelatihnya seperti orang tuanya sendiri," ungkap Surati.BACA JUGA: Ibunda Pratama Arhan Berterima Kasih Pada PSIS Semarang, Ijinkan Anaknya ke Jepang"Indra Safri juga melakukan itu semua tidak hanya kepada Pratama Arhan tapi kepada semua didiknya. Ibu bangga pada anak-anak kami," imbuh Surati.Surati juga menjelaskan terkait soal keinginan orang tua untuk karir Pratama Arhan ke depannya."Sebagai orang tua, itu terserah anaknya, mau ke Indonesia atau kemana. Kakaknya ingin adiknya di Liga Eropa atau Jepang. Karena untuk karir anaknya," imbuh Surati.Surati juga menceritakan bahwa Arhan pulang ke rumah terakhir tahun 2022 kemarin selama 4 hari."Kalau di rumah jadwalnya penuh, dipanggil pak Bupati, ada acara ini itu, di rumah banyak yang datang. Kesempatan sama keluarga juga minim, temen-temennya juga pada nginep di sini," tutur Surati.Editor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler