Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Beda kasta, tim berjuluk Laskar Kalinyamat banyak bermain dibayang-bayang besar Maung Bandung. Sejak babak pertama, Persijap terkurung dengan permainan rapi yang diterapkan Persib.

Menit ke 8, Persib mencetak skor pertama melalui kaki Ezechiel N'douassel. Pemain asal Chad itu membobol gawang yang dikawal Amirul Kurniawan lewat tendangan jauh ke tiang gawang. Babak pertama berakhir dengan skor 0-1, bagi keunggulan Persib Bandung.

Seusai turun minum, perlu waktu sekitar tujuh menit untuk Persib untuk menciptakan gol kedua. Tepat di menit 52, Ezechiel lagi-lagi menciptakan keunggulan bagi Maung Bandung. Melalui aksi individu dari tengah lapangan, pemain berusia 29 tahun itu kembali menjebol gawang Persijap, skor berubah 0-2.

Kesempatan satu-satunya yang dimiliki Persijap lahir pada menit ke 62. Umpan silang yang diberikan Putut Ragil, gagal dikonversi menjadi  gol oleh Zaenudin AB. Kaki pemain nomer 10 ini terpeleset.

Pelatih Kepala Persijap Patrick Ghigani tak mempermasalahkan hasil yang diperoleh anak asuhnya. Ia menyadari Persib merupakan tim besar.
"Saya tak mempermasalahkan hasilnya, saya senang dengan apa yang dilakukan oleh anak-anak Persijap hari ini. Meskipun disetiap pertandingan saya selalu ingin menang," tuturnya.Disinggung mengenai kesempatan Persijap yang gagal dikonversi menjadi gol, Ghigani mengatakan itu masalah stamina. "Mereka tidak berada pada kondisi terbaiknya, maka dari itu kami melakukan banyak pergantian pemain. Dan lagi kami belum berada di pra musim, jadi mereka tak berada pada kondisi stamina yang bagus," paparnya.Sementara itu Mario Gomez, pelatih Persib mengaku permainan timnya akan dijadikan bahan evaluasi. Selain itu, momen pertandingan persahabatan digunakannya untuk menjajal pemain muda. Menurutnya, ajang ini bagus untuk menguji pemain-pemain muda."Ini merupakan ajang yang bagus untuk pemain-pemain muda kami. Disini kami banyak memainkan yang muda, namun pada pertandingan lain kami akan memainkan tim yang lebih kuat," tukasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler