Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Perjalanan tim putri Persijap, dimulai kurang mengenakan. Pada pertandingan pertama melawan Jakarta 69, anak asuh Agus Himawan itu harus kalah 0-1. Namun pada tiga pertandingan sisa, Sheva Imut dan kawan-kawan berhasil mengemas kemenangan telak.

Saat melawan tim tuan rumah PFA Bali, Persijap Kartini menang 2-0. Melawan Pro Direct Jakarta 4-0 dan menang 3-1 saat melawan Evolution FC Gresik.

Dua pemain Persijap Kartini, Sheva Imut dan Hanipa Halimatusadiyah pun mengantongi masing-masing empat gol. Keduanya diketahui pernah membela timnas wanita Indonesia U-15.

[caption id="attachment_138285" align="aligncenter" width="715"] Pemain Persijap Kartini berebut bola dengan lawannya di ajang Paradise Cup di Bali. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)[/caption]

Dalam turnamen berformat setengah kompetisi tersebut, Sheva pun terpilih sebagai striker terbaik.
Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari mengaku‎ bangga akan capaian timnya. Meskipun targetnya meleset dari yang seharusnya peringkat satu."Dengan hasil ini ada peningkatan dari turnamen sebelumnya yakni Bengawan Cup yang hanya menjadi juara tiga (Bengawan Cup), kini juara dua. Saya bangga dan senang dengan performa Persijap Kartini yang meningkat‎," tuturnya, dalam rilis pers yang diterima MuriaNewsCom.‎Dirinya juga berharap, agar PSSI dan pemerintah lebih memperhatikan sepakbola wanita. Hal itu selaras dengan gairah persepakbolaan wanita yang terus bergairah.Sementara itu pelatih Persijap Kartini Agus Hi‎mawan mengaku cukup puas dengan hasil yang diperoleh. "Saya akui terbang ke Bali dengan membawa pemain yang minim dan persiapan singkat. Pertandingan pertama saat kalah, golnya dihasilkan oleh tendangan spekulasi yang sulit dispekulasi oleh kiper kami. Selain itu, pemain lawan saat itu sulit menembus garis pertahanan kami," ujarnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler