Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Memasuki bulan Ramadan, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Pati meliburkan latihan para atletnya. Pihaknya membebaskan atlet untuk latihan secara mandiri.

Ketua POBSI Pati, Endro Edy Yulianto, memaparkan pada bulan Maret kemarin, pihaknya menggenjot para atlet untuk berlatih. Selama dua pekan full, atlet-atlet diberikan menu latihan untuk mengasah bakat guna menghadapi Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov).

Namun untuk bulan Ramadan, pihaknya memilih meliburkan latihan terpusat di di Desa Muktisari, Margorejo. Hal ini dilakukan untuk menghormati para atlet yang menjalankan puasa Ramadan. Selanjutnya mereka diberi kesempatan untuk mengatur latihan secara mandiri.

"Pada bulan Ramadan ini latihan kami liburkan. Nanti setelah lebaran akan ada latihan lagi," ujar Endro, Selasa (5/4/2022).

BACA JUGA: Empat Atlet Billiar Kudus Ikuti Turnamen di Yogyakarta

Atlet biliar di Pati sendiri ada tujuh orang. Mereka diproyeksikan bisa merebutkan tiket Porprov dalam ajang Pra-Porprov yang rencana digelar pada tahun 2022 ini. Endro berharap para atletnya mampu menampilkan kemampuan terbaiknya."Ada tujuh atletik. Cowok semua. Pra Porprov belum jelas. Tetapi tahun ini, tahun 2022, sedangkn Porprov 2023. Katanya agar lebih enak karena berbeda tahun anggarannya. Kami harap para atlet kami mampu menampilkan yang terbaik," kata Endro.Endro juga berharap, kedepannya Cabor billiard menjadi olahraga yang berprestasi di Pati. Sehingga dapat mengubah paradigma negatif terkait olahraga biliard di tengah masyarakat.”Saya ingin paradigma tentang olahraga billiard bisa berubah. Semula negative menjadi positif. Serta dapat melahirkan atlet billiard junior di Kabupaten Pati,” pungkasnya.Reporter: Umar HanafiEditor: Budi Erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler