DPRD Pati Akan Panggil DPUTR Terkait Rumput Sintetis di Stadion Joyokusumo
Umar Hanafi
Sabtu, 30 April 2022 17:37:59
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berencana memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati. Mereka akan menanyakan kejelasan sertifikat rumput sintetis Stadion Joyokusumo.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurninto, Jumat (29/4/2022) sore kemarin. Pihaknya meminta pertanggungjawaban pemerintah daerah, dalam hal ini DPUTR, juga kontraktor yang mengerjakan renovasi, untuk membuktikan bahwa memang lapangan Stadion Joyokusumo berstandar FIFA.
"Karena katanya itu standar FIFA, coba tunjukkan. Kami di dewan juga melihat ini ada masalah. Kenapa dari DPU dan inspektorat kok bisa meloloskan tentang masalah rumput ini," ujar Joni yang juga Ketua Umum Persipa Pati ini.
BACA JUGA: Terancam Tak Bisa Gunakan Stadion Joyokusumo, Persipa Pati Pusing
Bila DPUTR Kabupaten Pati maupun kontraktor tak bisa menunjukkan sertifikat standar FIFA, Joni menilai proyek ini gagal dan hanya menghabiskan uang negara dengan sia-sia.
"Ini tanggung jawab Pemkab, karena kalau setahu saya, awalnya mau pakai rumput biasa (alami) itu cuma Rp3 miliar habisnya. Itu sudah bagus. Ini rumput sintetis sampai Rp8 miliar lebih kok hasilnya seperti ini. Persiapan Persipa jadi otomatis terganggu," kata dia.
Ketika ditanya apakah Persipa sudah menyiapkan opsi stadion di luar kota seandainya memang terpaksa jadi tim musafir di Liga 2, Joni mengatakan akan ngotot dulu untuk bermain di daerah sendiri. Pihaknya masih mengupayakan Stadion Joyokusumo untuk home base.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Suasana di dalam Stadion Joyokusumo. (MURIANEWS/Umar Hanafi)[/caption]
MURIANEWS, Pati - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berencana memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati. Mereka akan menanyakan kejelasan sertifikat rumput sintetis Stadion Joyokusumo.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurninto, Jumat (29/4/2022) sore kemarin. Pihaknya meminta pertanggungjawaban pemerintah daerah, dalam hal ini DPUTR, juga kontraktor yang mengerjakan renovasi, untuk membuktikan bahwa memang lapangan Stadion Joyokusumo berstandar FIFA.
"Karena katanya itu standar FIFA, coba tunjukkan. Kami di dewan juga melihat ini ada masalah. Kenapa dari DPU dan inspektorat kok bisa meloloskan tentang masalah rumput ini," ujar Joni yang juga Ketua Umum Persipa Pati ini.
BACA JUGA: