Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Panitia Liga Santri tingkat Kabupaten Pati menggelar rapat dengan semua peserta Liga di Aula Kantor Askab, Selasa (14/6/2022) sore. Mereka menggelar screening pemain, meliputi jumlah pemain dan kelengkapan dokumen.

Salah satu Panitia Liga Santri Pati tahun 2022 Gunawan Pudjianto mengatakan dalam kesempatan ini pihaknya mengecak kelengkapan dokumen pemain mulai akta kelahiran, kartu keluarga, surat keterangan dari ponpes, dan kartu santri.

”Kegiatan pada sore hari ini adalah skrining pemain untuk meneliti administrasi pemain. Mulai dari akta kelahiran, KK, surat keterangan dari ponpes dan ada tambahan lagi kartu santri. Semuanya harus lengkap,” tutur Gunawan.

Gunawan menambahkan, screening ini dilakukan selama dua hari. Mulai Senin (13/6/2022) sore kemarin hingga Selasa (14/6/2022) sore ini.

Ada tiga tim yang mengikuti kompetisi sepak bola santri ini. Ketiga tim yaitu Mathole' fc dari Ponpes Mathali'ul Fallah, PSYQ FC dari Pondok Tahfidz Yanbu'ul Qur'an serta Bahrul Ulum FC dari Ponpes Bahrul Ulum.

Mereka akan merebutkan satu tiket Liga Santri tingkat provinsi Jawa Tengah. Kick-off akan dilaksanakan tanggal 20 juni 2022 bertempat di Stadion Joyokusumo Pati.”Jadwal pertandingan mengikuti pembukaan di Jombang pada tanggal 20, 21 dan 22 Juni. Jadi nanti serentak di kabupaten/kota di Indonesia,” kata dia.Diharapkan kompetisi ini mampu menjaring bibit-bibit sepak bola di lingkungan pondok pesantren. Mengingat pondok pesantren mempunyai banyak basis santri yang tak menutup kemungkinan ada bibit-bibit pesepakbola yang tersembunyi. Reporter: Umar HanafiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler