Bambang Harsoyo, Legenda Hidup Persiku yang Punya Pengalaman Pahit Diblacklist Timnas
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 7 Oktober 2020 12:13:50
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Saat itu dia berada dalam dua pilihan, karena di saat yang bersamaan diminta untuk memperkuat klub Djarum Kudus di turnamen Invitasi Galakarya.
Alhasil, dia terlambat gabung Timnas hingga di-blacklist sampai ke level senior. Pengalaman pahit itu sampai saat ini masih di simpan olehnya.
Lewat kliping yang dikumpulkan dari berbagai media cetak Tanah Air yang ditempel di album foto, untuk mengenang perjalanan hidupnya mengolah si kulit bundar.
Deretan album ditunjukkan oleh Bambang Harsoyo di mes Diklat AFC BH 19 yang dibinanya di RT I/RW I, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus.
”Mulai berkarir di Persiku ada juga, terus ke Barito, Persebaya, PSIS, dan kembali ke Persiku lagi ada banyak di kliping ini. Termasuk saat dicoret dan di-blacklist Timnas,” jelasnya.
Eks penggawa Persiku 2009 itu mengaku menyesal ketika kembali mengenang masa suram. Saat itu dia tidak punya pilihan karena pihak klub Djarum Kudus terjun di turnamen Invitasi Galakarya. Di kompetisi itu Djarum meraih juara III.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



