Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengcab PODSI) Kabupaten Kudus sudah setahun dilantik, tepatnya 25 September 2019 lalu. Namun hingga kini belum ada atlet yang telah dijaring.

Ketua PODSI Kudus Achmad Faisal membenarkan hal tersebut.

"Progres program belum ada. Atlet juga  belum dapat. Untuk atlet dayung, kami sebenarnya sudah muter ke SD sampai SMA di Kudus. Tapi belum dapat," katanya saat dihubungi MURIANEWS, Senin (12/10/2020) malam tadi.

Menurutnya, pandemi yang terjadi saat ini memang berdampak pada proses pencarian atlet.

"Nanti setelah pandemi, kami coba cari atlet. Kami utamakan atlet Kudus dulu," sambungnya.

Sementara mengenai sarana dan prasarana, Faisal mengatakan saat ini pihaknya baru memiliki dua kano, dua kayak, dan empat buah dayung. Untuk satu unit dayungnya seharga Rp 8 juta.

Pembelian itu menggunakan anggaran 2019 dan 2020. Rinciannya Rp 50 juta di 2019 dan Rp 60 juta di 2020."Yang Rp 50 juta itu habis buat beli sarpras dan pelantikan. Sekarang sudah ludes semua," ujarnya.Baca: Resmi Dilantik, KONI Harapkan PODSI Kudus Sumbang Emas di PorprovDia berharap ke depannya cabor dayung di Kudus bisa lebih baik lagi. "Dayung kan cabor baru. Harapan kami bisa lebih maksimal lagi," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler